Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Iran bahwa blokade laut yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Teheran dapat berlangsung selama berbulan-bulan. Peringatan Trump ini langsung membuat harga minyak melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Pernyataan tersebut, seperti dilansir AFP dan TRT World, Kamis (30/4/2026), disampaikan Trump dalam pertemuan tertutup dengan para pejabat eksekutif perusahaan minyak AS yang digelar di Gedung Putih pada Selasa (28/4) waktu setempat. Pertemuan itu pertama kali dilaporkan oleh media AS, Axios.
Dalam pertemuan tersebut, Trump berpendapat bahwa blokade terhadap pelabuhan Iran lebih efektif daripada pengeboman. Teheran terus menuntut Washington mencabut blokade sebelum mencapai kesepakatan apa pun.
Seorang pejabat Gedung Putih yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa Trump, dalam pertemuan itu, juga membahas upayanya "untuk meringankan pasar minyak global dan langkah-langkah yang dapat kita ambil untuk melanjutkan blokade saat ini selama beberapa bulan jika diperlukan dan meminimalkan dampak pada konsumen Amerika".
"Presiden sering bertemu dengan para pejabat eksekutif energi untuk mendapatkan umpan balik mereka tentang pasar energi domestik dan internasional," kata pejabat Gedung Putih tersebut.
Dia menambahkan bahwa tema yang dibahas dalam pertemuan itu mencakup soal "produksi domestik, kemajuan di Venezuela, harga minyak di masa depan, gas alam, dan pengirimannya".
Dalam wawancara terpisah dengan Axios sebelumnya, Trump mengatakan bahwa dirinya memilih untuk mempertahankan blokade angkatan laut guna menekan Iran terkait program nuklirnya. Dia menegaskan tujuan utamanya adalah mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.
"Blokade ini agak lebih efektif daripada pengeboman. Mereka tercekik seperti babi yang dijejali. Dan itu akan menjadi lebih buruk bagi mereka. Mereka tidak bisa memiliki senjata nuklir," ucap Trump kepada Axios.
(nvc/ita)




