Pembangunan Underpass Pasteur Kota Bandung Butuh Kajian Matang

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BANDUNG--Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mewacanakan perlunya pembangunan underpass di kawasan Pasteur, Kota Bandung sebagai solusi mengurai kemacetan kronis di pintu keluar tol. 

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Agung Wahyudi menjelaskan rencana tersebut masih berada pada tahap awal dan membutuhkan serangkaian kajian teknis serta koordinasi lintas instansi.

Sejauh ini pihaknya telah melakukan komunikasi awal dengan pemerintah pusat terkait rencana tersebut.

"Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat telah melakukan koordinasi awal dengan Kementerian PU, dimana Persimpangan Pasteur merupakan bagian dari tol BIUTR dengan arah lalu lintas Dr. Djunjunan – Gerbang tol Pasteur," katanya, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya pembangunan underpass belum bisa langsung direalisasikan mengingat ada persoalan mendasar yang harus diselesaikan lebih dulu, yakni banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Sebagai tahap awal diperlukan penanganan permasalahan banjir di wilayah Pasteur. Pembangunan underpass dapat menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengatasi kemacetan pergerakan arus lalu lintas di Simpang Pasteur,” jelasnya.

Agung juga memastikan proyek ini memerlukan sinkronisasi rencana antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Pemerintah Kota Bandung, terutama karena kawasan Pasteur terhubung dengan rencana Tol BIUTR.

“Diperlukan koordinasi lebih lanjut antara Pemprov Jabar, Kementerian PU dan Pemkot Bandung agar dapat menjadi satu kesatuan dengan rencana Tol BIUTR,” katanya.

Di sisi lain, Agung juga mengungkap sejumlah potensi kendala yang bisa menghambat realisasi proyek tersebut. Selain risiko banjir, persoalan pembebasan lahan menjadi tantangan besar yang harus diantisipasi sejak awal.

“Potensi hambatan yang mungkin terjadi antara lain potensi terjadinya banjir dan masalah pembebasan lahan,” ungkapnya.

Terkait anggaran, hingga saat ini belum ada hitungan pasti. Pemerintah masih membutuhkan dokumen perencanaan teknis untuk menghitung kebutuhan biaya secara rinci.

“Perkiraan biaya Underpass Pasteur masih dalam proses kajian awal. Dokumen perencanaan teknis seperti FS dan DED diperlukan untuk mengetahui kebutuhan biaya secara detail,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Cara Kamu Hadapi Kesulitan dalam Hidup
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kronologi Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Gegara Kasus Malpraktik, Nekat Jadi Dokter Palsu hingga 15 Orang Jadi Korban!
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Kapolda DIY Imbau 140 Ortu yang Anaknya Diduga Jadi Korban Little Aresha Melapor
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi terkait Kecelakaan KRL, Ini Keterangan yang Digali
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Jadwal dan Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta 30 April 2026
• 10 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.