Grid.ID - Drama China Blade of Vengeance merupakan drama sejarah yang disutradarai oleh Lin Shuijing dan Li Cai. Serial ini dibintangi oleh Gong Jun, Wang Yuen, dan Nie Yuan sebagai pemeran utama.
Untuk jadwal penayangannya, drama ini masih belum dikonfirmasi secara pasti. Namun, Blade of Vengeance direncanakan memiliki total 32 episode dengan durasi sekitar 45 menit setiap episodenya.
Drama ini nantinya dapat disaksikan melalui platform resmi WeTV. Berikut sinopsis drama China Blade of Vengeance.
Pada masa pemerintahan Yongle, sejumlah pejabat di Prefektur Yingtian tewas secara misterius. Peristiwa ini mengguncang istana dan menimbulkan ketegangan besar di kalangan pejabat.
Garda Kekaisaran segera bersiaga penuh untuk memburu para pelaku yang dikenal sebagai Kelompok Pembalas. Namun, di balik penyelidikan itu, tersimpan konflik yang jauh lebih rumit dari yang terlihat.
Di tengah kekacauan tersebut, seorang pemuda bernama Ye Zhao (Gong Jun) menyimpan luka dan rahasia besar tentang masa lalunya. Ia kemudian menyamar sebagai Meng Jianqing (Gong Jun) dan masuk ke Akademi Militer Kekaisaran demi membalas kematian ayah serta saudara laki-lakinya.
Langkah berani itu justru membawanya terjerumus ke dalam rencana besar Kelompok Pembalas. Nyawa Meng Jianqing pun selalu berada di ujung bahaya dalam setiap langkah yang ia ambil.
Sementara itu, istana kekaisaran tampak tenang di permukaan, tetapi sebenarnya dipenuhi arus kekuasaan yang saling berbenturan. Perebutan kepentingan terjadi di berbagai sisi, mulai dari rahasia harta dinasti sebelumnya hingga ancaman dari wilayah laut Fujian selatan.
Di balik intrik tersebut, pengkhianatan dan tipu daya terus bermunculan tanpa henti. Bahkan, orang-orang terdekat pun bisa berubah menjadi ancaman yang mematikan.
Di tengah tekanan itu, Ye Zhao harus bertahan sebagai pemuda yang ditempa oleh kerasnya zaman. Ia bertekad menjadikan dirinya sebagai pedang tajam Dinasti Ming yang mampu menembus kegelapan.
Tragedi masa lalu terus membayangi langkahnya, terutama saat seluruh keluarganya dibantai dalam satu malam kelam dan hanya ia yang selamat. Luka itu menjadi alasan terkuat yang mendorongnya untuk mengungkap kebenaran.
Dengan identitas Meng Jianqing, ia menyusup ke Jinyiwei dan memasuki inti kekuasaan yang penuh bahaya. Dalam perjalanan itu, ia menemukan sahabat, mentor, dan sekutu yang membantunya bangkit hingga akhirnya melangkah menuju balas dendam dan secercah harapan baru. (*)
Artikel Asli




