jpnn.com - PONTIANAK - Partai Hati Nurani Rakyat menggelar Bimbingan Teknis Nasional DPRD Partai Hanura 1-3 Mei 2026 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Ketua Organizing Committee Bimteknas DPRD Partai Hanura Ratna Ester Lumban Tobing mengatakan bahwa bimteknas ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi daerah, terutama Kalbar.
BACA JUGA: Musda Tuntas, Yoseph M. Paskalis Terpilih Aklamasi Nakhodai Hanura Papua Selatan
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura itu mengungkapkan kegiatan yang diikuti lebih dari 600 peserta melibatkan kerja sama dengan lima hotel di Pontianak.
Menurut dia, seluruh kamar hotel itu terisi penuh oleh legislator dari Fraksi Hanura se-Indonesia.
BACA JUGA: OSO Tegaskan Festival Cap Go Meh Singkawang Contoh Nyata Keberagaman & Toleransi di Indonesia
“Dengan kerja sama di lima hotel, tentu ada dampak ekonomi yang langsung dirasakan daerah, termasuk dari sektor pajak hotel dan aktivitas belanja para peserta,” kata Ratna dalam konferensi pers di Grand Mahkota Hotel Pontianak, Kalbar, Kamis (30/4).
Selain sektor perhotelan, bimteknas juga turut menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Sebanyak hampir 30 UMKM binaan Hanura di Kalbar dijadwalkan hadir dengan berbagai produk unggulannya.
BACA JUGA: Hadiri Musprov VII Kadin Kalbar, OSO Ajak Pengusaha Terus Membangun Daerah
“Ada sekitar 20 hingga hampir 30 UMKM binaan Hanura di Kalbar yang akan tampil. Produk mereka beragam, mulai dari fesyen hingga makanan khas daerah,” ungkapnya.
Ratna menilai perputaran ekonomi dari kehadiran ratusan peserta memberikan kontribusi signifikan, termasuk pada sektor transportasi udara.
Konferensi pers menjelang Bimteknas DPRD Partai Hanura. Foto: Source for JPNN.com
Dia menyebut adanya peningkatan frekuensi penerbangan ke Bumi Khatulistiwa selama kegiatan yang akan dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) itu berlangsung.
“Dengan kehadiran lebih dari 600 peserta, tentu ada belanja yang masuk ke daerah, termasuk dari sektor penerbangan yang bahkan menambah frekuensi penerbangan,” ungkap Ratna.
Dia menambahkan secara nasional, Hanura telah membina hampir 50 UMKM dengan beragam produk kreatif dan inovatif. Program ini juga sejalan dengan perhatian partai terhadap penguatan ekonomi kreatif.
“Kami melihat potensi UMKM sangat besar. Kreativitas mereka luar biasa dan produknya berkualitas. Ini yang terus kami dorong agar naik kelas,” kata Ratna. (boy/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi




