Nusa Tenggara Timur, VIVA – Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, meninjau langsung kampung nelayan di Desa Pasir Panjang, Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 26 April 2026. Dalam kunjungannya, Menteri Maman mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui akses pembiayaan dan pemberdayaan UMKM.
Sekitar 70 persen warga Desa Pasir Panjang di Pulau Rinca berprofesi sebagai nelayan yang menggantungkan hidupnya pada hasil laut.
Kawasan ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama dari sektor ekonomi pesisir dan pariwisata.
Menteri Maman sontak menyinggung pentingnya memperluas akses pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar pelaku UMKM di wilayah pesisir mampu berkembang dan mandiri secara ekonomi. Ia juga berdialog langsung dengan warga, khususnya pelaku usaha ultra mikro yang mayoritas merupakan perempuan.
“Alhamdulillah rangkaian kegiatan kami di NTT bersama Pak Gubernur NTT dan PNM berjalan baik, termasuk mendorong peningkatan alokasi dana KUR untuk masyarakat," kata Menteri Maman dikutip dari keterangan tertulis pada Kamis, 30 April 2026.
Potensi ini menjadi perhatian pemerintah dan berbagai pihak untuk terus didorong agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendekatan pemberdayaan, Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir mendampingi masyarakat pesisir, khususnya perempuan prasejahtera, dalam mengembangkan usaha ultra mikro.
Dalam kunjungannya, Maman meninjau langsung berbagai kegiatan yang digelar mencakup pelatihan literasi keuangan, pengelolaan usaha, hingga peningkatan kualitas produk bagi pelaku UMKM. Tidak lain untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan akses edukasi melalui fasilitas ruang belajar serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berfokus pada aspek usaha, tetapi juga kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Sejumlah kegiatan pemberdayaan turut digelar untuk mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui program pelatihan difokuskan pada penguatan literasi keuangan, pengelolaan usaha, hingga peningkatan kualitas produk. Selain itu, masyarakat juga mendapat akses edukasi melalui ruang belajar komunitas serta layanan kesehatan gratis.
Harapannya, program pemberdayaan yang dilakukan PNM dapat terus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, khususnya perempuan, serta membuka peluang usaha yang lebih luas berbasis potensi lokal dan pariwisata. Perusahaan juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pemberdayaan yang berkelanjutan.





