Jakarta: KAI Logistik mendorong upaya membangun tata kelola sumber daya manusia (SDM) yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Direktur Keuangan KAI Logistik Prihanto Herbowo percaya SDM yang sehat, aman, terampil, dan berintegritas adalah fondasi utama keberlanjutan bisnis.
“Kami meyakini perusahaan yang unggul adalah perusahaan yang mampu menempatkan sumber daya manusia sebagai aset strategis, bukan sekadar sumber daya produksi,” ujar Prihanto dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 April 2026.
Untuk itu, KAI Logistik meraih penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026 dengan kategori “The Best Human Capital 2026 for Ensuring Employee Safety through Respectful Workplace Policies” pada subkategori Logistics & Supply Chain Service Provider.
Baca Juga :
KAI: Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh Beroperasi Normal Hari Ini(KAI Logistik meraih penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026. Foto: Dok istimewa) Membangun tata kelola sumber daya manusia Melalui proses penilaian yang mencakup berbagai dimensi, seperti Workforce Management, Leadership Involvement in Talent Development, Workforce Readiness, People Sustainability, dan Digital People Enablement, KAI Logistik dinilai mampu menunjukkan pendekatan yang terstruktur, progresif, dan berorientasi pada masa depan.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi KAI Logistik untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Kami berkomitmen menjaga lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan adaptif, seiring dengan upaya memperkuat transformasi digital perusahaan,” kata dia.
Selain itu, perusahaan juga dinilai berhasil menerapkan Respectful Workplace Policy (RWP) yang menjamin kesetaraan dalam proses rekrutmen dan pengembangan karier tanpa diskriminasi, dengan memperoleh kesempatan pelatihan yang selaras dengan kebutuhan bisnis.
Dalam aspek keselamatan kerja, KAI Logistik mengedepankan standar K3 yang ketat melalui penggunaan APD dan pelatihan rutin, serta telah mengantongi sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Di sisi digital, pengembangan Human Capital System (HCS), Rail Document System (RDS), serta integrasi teknologi seperti RFID, Enterprise Resource Planning (ERP), dan Transportation Management System (TMS) turut memperkuat efisiensi operasional dan ketahanan organisasi jangka panjang.
“Dengan langkah tersebut, KAI Logistik optimistis dapat terus memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mendukung pertumbuhan industri logistik nasional, serta menciptakan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Prihanto.




