BOGOR, KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Transportasi Pakuan Kota Bogor Rachma Nissa Fadliya mengundurkan diri dari posisinya.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, alasan Rachma meninggalkan posisi itu tidak disebutkan secara spesifik dalam surat pengunduran diri.
Rachma hanya beralasan mengundurkan diri karena usaha keluarga.
Baca juga: Jalan Kampung Kebon Manggis Bogor Longsor, 6 Bangunan Terancam Ambruk
"Secara spesifik tidak disebutkan dalam surat pengunduran diri, namun pada kesempatan lain sempat disampaikan ada usaha keluarga yang perlu ditangani," kata Dedie saat dihubungi Kompas.com, pada Kamis (30/4/2026).
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi memastikan pengunduran diri Rachma atas permintaan sendiri.
"Iya atas permintaan sendiri, sendiri aja. Kan enggak tahu faktor apanya, permohonan sendiri," kata Denny saat dihubungi Kompas.com.
Sementara itu, posisi pelaksana tugas (Plt) Dirut Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor kini diduduki oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eko Prabowo, sejak April 2026.
Rachma Nissa Fadliya menjadi Dirut Perumda Transpakuan secara definitif pada Desember 2022.
Tepatnya pada masa kepemimpinan Bima Arya Sugiarto semasa menjadi wali kota Bogor.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang