Potret Operasi Bersih-Bersih Ranjau Darat di Kyiv

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
1/8

HALO Trust (Hazardous Area Life-support Organization), sebuah organisasi non-pemerintah kemanusiaan yang terutama bekerja untuk membersihkan ranjau darat dan alat peledak lainnya di desa Myrotske, wilayah Kyiv, Ukraina. (REUTERS/Gleb Garanich)

2/8

Mereka bekerja untuk membuat hutan dan ladang aman dari ranjau dan amunisi yang belum meledak yang tertinggal setelah Rusia menduduki daerah tersebut, sekitar 40 km (25 mil) barat laut Kyiv, pada awal invasinya empat tahun lalu. (REUTERS/Gleb Garanich)

3/8

Area luas Ukraina dipenuhi ranjau dan amunisi lain yang dibuang. Sayangnya, Ukraina adalah negara dengan ranjau terbanyak di dunia," kata Olena Shustova, manajer media untuk badan amal pembersihan ranjau HALO Trust. "Ukraina tidak akan bebas ranjau dalam waktu kurang dari 10 tahun." (REUTERS/Gleb Garanich)

4/8

HALO memulai operasi pembersihan ranjau di sini setelah seorang prajurit Ukraina dari unit yang ditempatkan di dekatnya menginjak ranjau anti-personnel saat mengumpulkan kayu bakar dua tahun lalu, menunjukkan bahaya yang ditinggalkan oleh perang bahkan ketika medan perang berpindah ke tempat lain. (REUTERS/Gleb Garanich)

5/8

"Di mana pun ada pendudukan, di situ ada ladang ranjau dan bahan peledak," kata Shustova. HALO, organisasi aksi ranjau internasional terbesar di dunia, mempekerjakan 1.350 warga negara di Ukraina saja. (REUTERS/Gleb Garanich)

6/8

Menurut Demine Ukraine yang dikelola negara, lebih dari 132.000 kilometer persegi masih terkontaminasi ranjau. Sejauh ini, hampir 42.000 km persegi telah diamankan, katanya. (REUTERS/Gleb Garanich)

7/8

Mengingat skala tugas yang sangat besar, HALO Trust telah beralih ke AI untuk menganalisis citra drone beresolusi tinggi dari area yang terkontaminasi dan sistem pelatihan untuk mengidentifikasi ranjau dan sisa-sisa bahan peledak, yang telah mencapai akurasi sekitar 70%. (REUTERS/Gleb Garanich)

8/8

"Proses ini mungkin memakan waktu puluhan tahun, tetapi kemajuan teknologi membantu mempercepatnya," kata Shustova. (REUTERS/Gleb Garanich)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buka Kantor di Mal dan Tipu Puluhan Korban, Pemilik Biro Umrah Jadi Tersangka
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Mandalika Perkuat Pengamanan Dua Ajang Balap Internasional
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Ini Tips dari Dirut BRI Investasi saat IHSG Loyo
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Periksa Ketua Dewan Pembina dan Penasihat Daycare Little Aresha Yogya
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Ekspansi Global, Hongqi Siap Bangun Pabrik Mobil ICE dan Listrik di Indonesia
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.