Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya memastikan arus lalu lintas tetap lancar saat acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Sekitar 220 ribu buruh akan memadati kawasan tersebut.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, opsi rekayasa lalu lintas masih bersifat situasional, tergantung kepada kondisi lalu lintas.
Advertisement
"Rekayasa-rekayasa ini mulai dari pengalihan ataupun penutupan sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat, volumenya cukup berat, maka kami akan lakukan pengalihan atau bahkan penutupan sekiranya itu diperlukan," ujar Komarudin kepada wartawan, dikutip Jumat (1/5/2026).
Dengan didukung oleh 1.793 personel, Komarudin berharap tidak sampai melakukan penutupan sehingga konsep pengamanan dimulai dari zona hijau, zona kuning, zona merah dan tidak sampai ada peningkatan.
"Ya kami berharap kita tetap bermain di zona hijau, artinya bahwa seluruh ruas jalan bisa tetap digunakan untuk sirkulasi pergerakan baik kendaraan roda dua, roda empat, dan bus peserta yang nanti akan masuk," ungkap Komarudin.
Dia menambahkan, zona kuning bakal diberlakukan apabila ruas Jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan mengalami peningkatan kepadatan kendaraan.
"Kami akan mainkan zona kuning di mana akan kami alihkan ya mulai dari Sarinah, kemudian juga Tugu Tani, kemudian juga Harmoni, ini sudah mulai akan kami alihkan ataupun kami kurangi volume-nya," terang Komarudin.
Oleh karena itu, ia berharap kepada semua pihak, baik pengendara maupun peserta May Day agar turut mengikuti arahan dari petugas yang berjaga.



