jpnn.com, DEMAK - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat berharap hasil riset dan inovasi yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat mampu mendukung peningkatkan daya tahan ekonomi nasional.
Harapan tersebut disampaikannya di acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Kosmetik dan Skincare Alami dari Bahan Organik yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Komisi X DPR di Demak, Jawa Tengah, Kamis (30/4).
BACA JUGA: Riset Oxford Ungkap Tembakau Alternatif Jadi Solusi Efektif Berhenti Merokok
"Hasil dari pelatihan pembuatan kosmetik dan skincare dari hasil riset BRIN diharapkan mampu memenuhi kebutuhan keseharian masyarakat, dan membuka peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan," ujar Lestari Moerdijat.
Anggota Komisi X DPR itu mengatakan kosmetik dan skincare, saat ini sudah menjadi kebutuhan keseharian masyarakat untuk menjaga kesehatan kulit dari paparan sinar matahari.
BACA JUGA: Grant Riset BPDP 2026 Dibuka, Hilirisasi Sawit, Kakao, dan Kelapa Jadi Prioritas
Rerie yang akrab disapa berpendapat kegiatan Bimtek pembuatan kosmetik dan skincare yang diinisiasi BRIN bukan semata berbagi pengetahuan terkait kecantikan dan kesehatan.
"Lebih dari itu, pemanfaatan hasil riset BRIN juga membuka peluang usaha bagi masyarakat," ujar Rerie.
BACA JUGA: Megawati Sambut Kerja Sama Riset UTAR-BRIN
Diakui Rerie, pasar kosmetik nasional pada tahun lalu mencapai Rp 146 triliun, sehingga para peserta Bimtek BRIN ini kelak dapat memanfaatkan kemampuannya membuat skincare untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu juga mengapresiasi langkah BRIN yang telah menyebarluaskan hasil riset dan inovasinya yang sesuai dengan kebutuhan keseharian masyarakat.
"Sinergi BRIN dan masyarakat konsisten diperkuat, guna mendorong pemanfaatan hasil riset dan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Rerie. (mrk/jpnn)
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi




