May Day 2026, Buruh Padati Panggung Utama di Monas Pakai Kaus Bergambar Garuda

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah buruh dari berbagai organisasi serikat pekerja memadati panggung utama peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan cawan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Pantauan Kompas.com di lokasi, massa buruh dengan berbagai baju seragam organisasi sudah memasuki lapangan Monas sejak pukul 06.30 WIB.

Para peserta yang sudah berada di dalam area kemudian diarahkan panitia menuju sisi barat Cawan Monas, tepat di depan panggung utama.

Baca juga: Sopir Tak Kunjung Muncul, Petugas Derek Mobil Parkir di Trotoar Jalan Medan Merdeka

Mereka bergegas memenuhi area tersebut dan duduk menunggu acara dimulai. Tepat pukul 07.00 WIB, pembawa acara menyapa para peserta May Day sebelum rangkaian hiburan dimulai.

Grup band KotaK kemudian tampil membawakan sejumlah lagu, di antaranya “Indonesia Pusaka” dan “Beraksi”.

Meski sejumlah buruh telah memadati area depan panggung, masih banyak peserta yang terus berdatangan melalui pintu gerbang Monas sisi barat daya.

Sekitar pukul 07.30 WIB, terlihat pula puluhan pengemudi ojek online (ojol) memasuki kawasan Lapangan Monas.

Para peserta May Day mayoritas mengenakan kaus merah putih bertuliskan “May Day” dengan logo tangan mengepal di bagian depan. Kaus tersebut didominasi warna merah marun dengan aksen putih di bagian lengan.

Di bagian belakang, terdapat tulisan “May Day” serta gambar burung Garuda mengenakan atribut pekerja sambil membawa palu dan obeng di kedua tangan, dikelilingi ilustrasi api berwarna kemerahan.

Salah satu peserta May Day yang dijumpai di depan panggung utama, Nurdyana (32), mengatakan, dirinya mendapatkan kaus tersebut dari panitia.

Baca juga: Sopir Taksi Green SM Hanya Jalani 1 Hari Pelatihan sebelum Kecelakaan KRL di Bekasi

Nurdyana sendiri merupakan ibu rumah tangga asal Bogor timur, Jawa Barat, yang hadir di Monas bersama suaminya.

"Suami saya buruh harian lepas, kalau saya ibu rumah tangga. Saya hadir karena ada undangan merayakan May Day," ujarnya.

Ia mengaku sudah hadir di depan panggung utama karena ingin menyaksikan berbagai hiburan yang ada.

Meski bukan bekerja sebagai buruh secara langsung, Nurdyana menyelipkan harapan agar kesejahteraan buruh lebih baik.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kan suami saya buruh, tentu saja saya ingin agar ada kesejahteraan yang adil untuk buruh. Yang selayak-layaknya," tambah Nurdyana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CJIBF dan UMKM Grande 2026 Dorong Investasi Jawa Tengah
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Kasus Penipuan Berkedok iPhone Murah, Selebgram MM Dilimpahkan Kejaksaan
• 1 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Gubernur Jateng Sebut Buruh jadi Pahlawan di Balik Pertumbuhan Ekonomi
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Massa Buruh dan Mahasiswa Bubar, Lalin Depan DPR Kembali Dibuka
• 11 menit laludetik.com
thumb
31 RT di Jaksel dan Jaktim Terendam Banjir Pagi Ini
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.