Grid.ID – Tak sedikit alumni ajang pencarian bakat memasak, MasterChef Indonesia (MCI) tancap gas membuka bisnis kuliner setelah kompetisi usai. Namun, langkah berbeda justru diambil oleh sang jawara, Stephanie Meyerson.
Meskipun namanya tengah melambung tinggi, juara 1 MCI season 13 itu mengaku tidak mau terburu-buru terjun ke dunia bisnis restoran. Ia blak-blakan soal strategi kariernya ke depan.
Stephanie mengungkapkan bahwa saat ini prioritas utamanya bukanlah mencari keuntungan dari kedai makanan, melainkan memperkuat nilai jual dirinya sebagai seorang figur publik kuliner.
"Kebetulan untuk aku pribadi aku belum ada rencana untuk membuka bisnis kuliner, anytime soon mungkin ke depannya bakal ada tapi, not anytime soon. Karena aku mau fokus di personal branding dulu," kata Stephanie di kawasan Kebaguan, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026).
Bagi wanita asal Pontianak itu, momen setelah memenangkan kompetisi adalah waktu yang berharga. Ia merasa saat inilah kesempatan emas untuk membangun fondasi nama besarnya agar lebih dikenal luas oleh masyarakat dan industri.
"Karena kebetulan ini kan baru selesai banget, jadi lagi hot-hot-nya, menurut aku ini peluang kesempatan yang bagus untuk bangun personal branding daripada aku fokus di bisnis dulu," jelasnya.
Langkah berani ini diambil Stephanie bukan tanpa alasan. Pengalamannya selama di galeri MasterChef telah membuka banyak pintu kesempatan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, termasuk kehormatan diundang ke acara-acara besar sekelas Chef Expo.
"Aku bersyukur banget karena dengan kemenangan dan dengan experience dari di MasterChef membuka banyak banget peluang-peluang baru seperti contohnya aku bisa hadir di Chef Expo ini," ungkapnya.
Kendati kini tawaran pekerjaan mulai membanjiri, Stephanie tidak lantas menerima semuanya. Sebagai bagian dari upayanya menjaga citra dan personal branding, ia mengaku sangat pemilih terkait brand atau proyek yang akan ia jalankan.
Baginya, kualitas jauh lebih penting daripada kuantitas demi menjaga visi dan misinya di dunia kuliner tetap konsisten.
"Puji Tuhan ada aja, tapi tetap aja kita memilih dan menyeleksi dengan baik brand-brand mana yang memang align dengan visi dan misi saya," pungkasnya. (*)
Artikel Asli




