Makassar: Kisah haru datang dari jemaah haji Embarkasi Makassar. Di mana seorang jemaah yang tergabung dalam kloter 12 akhirnya bisa mewujudkan mimpinya ke Baitullah, setelah menabung selama 26 tahun. Menariknya, uang yang ditabung merupakan pengasilannya sebagai tukang becak di Mamuju, Sulawesi Barat.
Senyum bahagia tak lepas dari wajah salah satu jemaah kloter 12 Embarkasi Makassar. Ialah Kamiseng, warga Mamuju yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari pengasilannya sebagai tukang becak.
Didampingi sang istri Risnawati, Kamiseng menceritakan kisahnya yang akhirnya bisa berangkat haji bersama istri, setelah menabung selama 26 tahun dari penghasilannya menarik becak.
Baca Juga :
Ribuan Jemaah Haji Indonesia Tiba di MakkahMeski hanya 30 ribu hingga 50 ribu rupiah, konsistensi menjadi kunci perjuangan mereka. Sejak tahun 2000, Kamiseng mulai menabung, hingga akhirnya pada tahun 2013 pasangan suami isteri ini resmi mendaftar haji.
Baca Juga :
Impian Kakek Mardijiyono Menunaikan Haji Terwujud di Usia 103 TahunKamiseng berangkat ke Tanah Suci bersama 392 jemaah lainnya, yang tergabung dalam kloter 12 Embarkasi Makassar. Iapun selalu memanjatkan doa agar selalu diberikan kesehatan selama menjalani seluruh rangkaian ibadah haji, hingga nanti kembali ke Tanah Air dengan mendapatkan predikat haji mabrur.
Kisah perjuangan Kamiseng mengajarkan kita bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih impian. Selama ada niat, usaha, dan kesabaran, setiap doa akan menemukan jalannya. (Metro TV/Sanda Rolle/Ahmad Safei)




