Trump Disebut Bakal Terima Pemaparan Opsi Baru soal Iran, Harga Minyak Meroket

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak melonjak pada Kamis (30/04) pagi di Asia setelah laporan menyebut militer Amerika Serikat (AS) bersiap memaparkan rencana baru kepada Presiden Donald Trump terkait kemungkinan langkah dalam perang Iran.

Komando Pusat AS (US Central Command/US Centcom) disebut telah menyiapkan rencana gelombang serangan "singkat dan kuat" terhadap Iran, yang bertujuan memecah kebuntuan dalam perundingan dengan Teheran, menurut laporan situs berita Axios.

BBC telah menghubungi US Centcom dan Gedung Putih untuk meminta tanggapan. Minyak mentah Brent naik 5% menjadi US$124 (£92) per barel, level tertinggi sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada 2022.

Harga energi terus menguat sepanjang pekan ini seiring mandeknya pembicaraan damai, sementara Selat Hormuz—jalur pelayaran vital bagi pengiriman minyak dunia—masih praktis tertutup.

Laporan Axios, yang mengutip sumber anonim, menyebut gelombang serangan yang diusulkan kemungkinan akan mencakup sasaran infrastruktur.

Rencana lain disebut berfokus pada pengambilalihan sebagian wilayah Selat Hormuz agar dapat dibuka kembali untuk pelayaran komersial. Axios menambahkan, langkah tersebut berpotensi melibatkan pengerahan pasukan darat.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di AS juga naik sekitar 2,3% ke kisaran US$109 per barel.

Kontrak berjangka (Futures contracts) Brent untuk pengiriman Juni dijadwalkan berakhir pada Kamis. Kontrak yang lebih aktif untuk pengiriman Juli naik sekitar 2% ke level sekitar US$113 pada perdagangan pagi di Asia.

Kontrak berjangka adalah perjanjian untuk membeli atau menjual suatu aset pada tanggal yang telah ditentukan di masa depan.

AS mengatakan akan memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran selama Teheran terus mengancam kapal-kapal yang berupaya melintasi Selat Hormuz. AS menilai langkah Iran itu mengganggu pengiriman energi global.

Iran membalas serangan udara AS–Israel dengan mengancam akan menyerang kapal-kapal di jalur perairan tersebut, yang biasanya menjadi lintasan bagi sekitar seperlima pasokan energi dunia.

Harga minyak melonjak 6% pada Rabu setelah muncul laporan bahwa Washington tengah mempersiapkan blokade terhadap Iran dalam jangka waktu yang "berkepanjangan".

BBC juga memahami bahwa para petinggi sektor energi bertemu dengan Trump pada Selasa untuk membahas cara membatasi dampak perang terhadap konsumen di AS—sebuah perkembangan yang memicu kekhawatiran di pasar tentang gangguan pasokan energi yang berkepanjangan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Masih Dalami Laporan Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Mantan Istri Andre Taulany
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Candaan Raja Charles III untuk Trump: Tanpa Inggris, Warga AS Bicara Bahasa Prancis
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sekolah Swasta Gratis Jakarta: Memotong Rantai Ketidakberuntungan dengan Pendidikan yang Inklusif
• 18 jam laludetik.com
thumb
Di Balik Sukses Timnas Indonesia, Ini Ritual Unik STY Sebelum Bertanding
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
8 Calon Jemaah Gagal Berangkat, Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.