Dasco: Pemerintah Telah Beli Sebagian Saham Aplikator Ojol via Danantara

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pemerintah telah membeli sebagian saham perusahaan aplikator ojek online (ojol) melalui Danantara.

“Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, itu mengambil bagian saham,” ujar Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Dasco berbicara saat menerima audiensi massa buruh yang menggelar aksi May Day di depan Gedung DPR RI.

Baca juga: Dasco soal Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen: Penyesuaian Bertahap

Menurut dia, masuknya pemerintah sebagai pemegang saham membuka ruang untuk penyesuaian berbagai kebijakan di sektor transportasi online, termasuk terkait besaran komisi yang selama ini menjadi keluhan pengemudi ojol.

Dasco menjelaskan, kebijakan yang berkaitan dengan sistem aplikator tidak bisa diubah secara instan.

Oleh karena itu, penyesuaian akan dilakukan secara bertahap.

“Karena ini menyangkut sistem dan lain-lain, sehingga kebijakan itu akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti,” kata dia.

Baca juga: Prabowo Teken Perpres Ojol, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen!

Salah satu perubahan yang akan dilakukan adalah menurunkan komisi yang diambil oleh aplikator dari pengemudi.

“Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 atau 10, ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan,” ujar Dasco.

Kaji status pengemudi ojol

Selain itu, Dasco menyebut pemerintah juga masih mengkaji status pengemudi ojol, apakah akan diposisikan sebagai pekerja atau tetap sebagai mitra.

“Pembahasan-pembahasan mengenai apakah kemudian jadi pekerja, jadi mitra, itu masih disimulasikan,” kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dasco menegaskan, organisasi pengemudi ojol akan tetap dilibatkan dalam proses perumusan kebijakan tersebut.

“Nanti itu juga tetap organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini akan diajak ngomong, akan diajak berembuk,” pungkas Dasco.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3.432 Personel Amankan Peringatan May Day di Sumsel
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Update Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini Jumat, 1 Mei 2026: BMKG Prediksi Ibu Kota Diselimuti Hujan
• 13 jam laludisway.id
thumb
227 Pelintasan Sebidang di Sebagian Wilayah Jabar Tanpa Palang Pintu
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Perjalanan KA Jarak Jauh Beroperasi Normal hingga Gaji Pengurus Kopdes Merah Putih
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Salokapark Luncurkan Program Edu Pride, Apresiasi 1.000 Siswa dan Guru Berprestasi di Jawa Tengah
• 9 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.