JAKARTA, KOMPAS.com — Bau di kawasan Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih tercium meski ruang terbuka hijau baru itu sudah mulai ramai dikunjungi masyarakat sejak dibuka untuk umum pada April 2026.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Fajar Sauri mengatakan, kondisi tersebut terjadi karena sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan taman belum sepenuhnya berfungsi.
“Memang saat ini kondisinya masih ada bau, karena IPAL-nya belum jadi. Tapi nanti kalau IPAL sudah selesai, kita harapkan sudah lebih baik,” ujar Fajar kapada Kompas.com, Jumat (330/4/2026).
Baca juga: Taman Bendera Pusaka di Jaksel Punya 2 Wajah Aktivitas: Siang Keluarga, Malam Muda-mudi
Untuk sementara, pihak pengelola melakukan langkah darurat guna mengurangi bau yang muncul di beberapa titik taman.
“Untuk sementara kita antisipasi pakai kamper supaya agak wangi. Itu untuk penanganan sementara saja,” kata Fajar.
Fajar mengatakan, lonjakan pengunjung bahkan membuat area parkir kewalahan menampung kendaraan, terutama pada akhir pekan.
“Parkir sudah kita buka lagi di lahan Pavilion Merah, motor-motor kita arahkan masuk. Walaupun jumlahnya memang melebihi kapasitas karena antusias pengunjung tinggi,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, kondisi di dalam taman juga menunjukkan dinamika yang menarik.
Baca juga: Taman Bendera Pusaka Lagi Tren, Pengunjung Membeludak hingga Lampaui Kapasitas Parkir
Pada sore hari, kawasan ini didominasi keluarga dan anak-anak yang menikmati berbagai fasilitas, mulai dari playground hingga memberi makan ikan dan burung.
Sementara pada malam hari, suasana berubah menjadi lebih ramai dengan kehadiran muda-mudi dan keluarga.
"Yang membawa keluarga itu menikmati pertunjukan air mancur serta suasana taman yang lebih hidup hingga malam hari," kata Fajar.
Kompas.com/Krisda Tiofani Saat mendatangi taman ini pada malam hari, playground menjadi area paling ramai pengunjung di Taman Bendera Pusaka, Selasa (17/3/2026). Playground Taman Bendera Pusaka dilengkapi dengan aneka wahana permainan berupa perosotan, ayunan, sampai panjat tebing mini. Wahana bermain hanya boleh digunakan oleh anak berusia 3-12 tahun dengan pengawasan orang dewasa.
Ramai sejak dibuka
Taman Bendera Pusaka sendiri merupakan hasil penggabungan tiga taman di kawasan Blok M, yakni Taman Leuser, Taman Langsat, dan Taman Ayodya.
Sepanjang tahun 2025, ketiga taman tersebut ditutup karena menjalani proses revitalisasi sebelum akhirnya diresmikan sebagai satu kawasan terpadu.
Taman ini resmi diresmikan pada 15 Maret 2026 dan mulai dibuka untuk publik pada April 2026.