Gianni Infantino Kembali Maju di Pemilihan Presiden FIFA 2027, Targetkan Tiga Periode

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden FIFA, Gianni Infantino, resmi menyatakan kesiapan untuk kembali maju dalam pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031 yang akan digelar pada Kongres ke-77 FIFA di Rabat, Maroko, 18 Maret 2027.

Langkah tersebut menandai ambisi Infantino untuk melanjutkan kepemimpinan hingga periode ketiga, setelah saat ini menjalani masa jabatan keduanya. Berdasarkan statuta FIFA, seorang presiden diperbolehkan menjabat maksimal tiga periode, masing-masing berdurasi empat tahun.

Baca Juga :
Masalah Visa Menghantui Piala Dunia 2026, Iran Jadi Korban Pertama Dipersulit Kanada
FIFA Siapkan Aturan Baru, Klub Wajib Mainkan Pemain U-21 Selama 90 Menit

“Presiden FIFA (Gianni Infantino) menyatakan niatnya untuk tetap ikut dalam pemilihan tahun depan yang digelar dalam Kongres ke-77 FIFA di Rabat, Maroko pada 18 Maret 2027,” demikian bunyi pernyataan FIFA, dikutip Jumat 1 Mei 2026.

Infantino juga menyampaikan optimismenya untuk kembali mendapatkan dukungan dari 211 asosiasi anggota FIFA.

“Periode pemilihan presiden FIFA sudah dimulai hari ini. Saya bangga dan secara rendah hati kepada 211 Asosiasi Anggota untuk mengonfirmasi diri saya sebagai kandidat pemilihan presiden FIFA tahun depan,” kata Infantino, dikutip dari ESPN.

Infantino pertama kali terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016 dalam Kongres Luar Biasa di tengah situasi organisasi yang saat itu dilanda skandal korupsi. Ia kemudian kembali mencalonkan diri dan masa jabatannya dihitung sebagai periode pertama pada pemilihan 2019-2023, sebelum terpilih lagi untuk periode kedua 2023-2027.

Selama masa kepemimpinannya, Infantino dikenal melalui sejumlah kebijakan strategis yang berdampak luas terhadap sepak bola global. Salah satunya adalah perubahan format Piala Dunia yang kini melibatkan 48 tim, meningkat dari sebelumnya 32 tim.

Selain itu, ia juga memperkenalkan format baru Piala Dunia Antarklub dengan jumlah peserta mencapai 32 klub dari berbagai konfederasi. Kebijakan tersebut dinilai membuka peluang lebih besar bagi klub-klub dari berbagai kawasan untuk bersaing di level internasional.

Di sektor pendanaan, FIFA di bawah kepemimpinan Infantino mengalokasikan anggaran sebesar US$14 miliar atau lebih dari Rp220 triliun untuk siklus 2022-2026. Dana tersebut digunakan untuk mendukung penyelenggaraan turnamen serta program pengembangan sepak bola di berbagai negara.

Baca Juga :
Pernyataan Tegas FIFA Soal Partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026
FIFA Gelontorkan Rp1,6 Triliun Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 Berubah Total, FIFA Siapkan Sanksi Keras untuk Pemain

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tragis, Mobil Rombongan Pengantar Haji Tertabrak Kereta, 4 Tewas Termasuk 2 Balita
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemerintah Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Cegah Keracunan
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk Bulan Ini
• 1 jam laludisway.id
thumb
Gibran Ajak Santri Tremas Kuasai AI dan Teknologi Digital dalam Kunjungan Kerja di Pacitan
• 23 jam lalupantau.com
thumb
May Day 2026: Polres Karawang Kerahkan 600 Personel, Perkirakan Belasan Ribu Buruh Menuju Jakarta
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.