Airlangga dan Bos Danantara Kunjungi KEK Kura Kura Bali

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Dewan Nasional KEK, Airlangga Hartarto, bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, serta COO BPI Danantara Dony Oskaria meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura, Bali, Jumat (1/5/2026). (Dok. KEK Kura-Kura Bali)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui gabungan Kementerian melakukan kunjungan strategis ke kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali pada Jumat (1/5/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai dukungan atas pembangunan KEK Sektor Keuangan tersebut.

Kunjungan dilakukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Dewan Nasional KEK, Airlangga Hartarto, bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, serta COO BPI Danantara Dony Oskaria.


Baca: Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

Kunjungan ini berlangsung di Sira Village - Grand Outlet Bali, salah satu proyek unggulan KEK Kura Kura Bali. Wilayah ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Bali Turtle Island Development (BTID) dan Mitsubishi Estate yang dijadwalkan untuk diluncurkan pada pertengahan tahun ini.

Menko Airlangga Hartarto menyampaikan, kelanjutan dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan Special Financial Center (pusat keuangan khusus) di Bali, yang mengacu pada model Dubai International Financial Centre (DIFC), dengan tujuan menarik arus investasi ke Indonesia.

"Jadi apa yang (KEK) Kura Kura Bali bisa tawarkan untuk lokasi IFC? Nanti agar dibicarakan langsung dengan Danantara," ungkap Menko Airlangga, dikutip keterangan resmi, Jumat, (1/5/2026).

Ia menegaskan bahwa pemerintah tengah mematangkan regulasi sebagai landasan pembentukan KEK Sektor Keuangan, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pendirian pusat keuangan, mulai dari skema pengelolaan hingga fasilitas
yang dapat menarik investor global.

Menyambut kunjungan tersebut, BTID selaku Badan Usaha Pengelola dan Pembangun (BUPP) KEK Kura Kura Bali memaparkan keunggulan ekosistem Knowledge District sebagai lokasi yang tepat bagi KEK Sektor Keuangan. Pasalnya, Knowledge District diharap mengonversi modal pengetahuan, pendidikan, dan sumber daya manusia menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.

"Kami telah menyiapkan infrastruktur fisik, kelembagaan, dan kemitraan global yang dibutuhkan untuk menjadikan Kura Kura Bali rumah bagi KEK Sektor Keuangan Indonesia," ungkap Presiden Direktur BTID Tuti Hadiputranto.

KEK Kura Kura Bali menyediakan ekosistem pendukung bagi operasional pusat keuangan internasional melalui kehadiran Business Hub yang dirancang sebagai titik temu bagi program Global Blended Finance Alliance (GBFA), business school, serta jalur investasi terdepan di Indonesia.

Knowledge District juga akan diperkaya dengan Pusat Kewirausahaan dan Inovasi, yang menjadi wadah pendidikan berkualitas seperti sekolah interkultural ACS Bali, serta pengembangan riset lingkungan pesisir di International Mangrove Research Center (IMRC).


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Airlangga Pimpin Rakor Bahas Kebijakan Energi dan Stimulus

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menuju Pekan Terakhir Pegadaian Championship 2025/2026: Tiket Promosi dan Degradasi Masih Diperebutkan
• 12 jam lalubola.com
thumb
Pembiayaan Berkelanjutan Bank Rp2.000 T, LPPI Tengarai Banyak Tak Tepat Sasaran
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gubernur Khofifah, Wagub Emil dan Forkopimda bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026, Ini Kado Kebijakan Pro-Buruh
• 34 menit lalutvonenews.com
thumb
Wall Street Menguat, Didorong Moncernya Laporan Keuangan Perusahaan di AS
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Kuasa Hukum Nyatakan SP3 Terbit, Haksono Bebas
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.