Bekasi: Sebanyak 16 korban luka-luka kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih menjalani perawatan di RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi. Wakil Direktur Utama Pelayanan Medik di RSUD CAM Kota Bekasi, Sudirman mengatakan, jumlah ini menunjukkan adanya satu pasien yang pulang dari sebelumnya 17 orang.
"Saat ini ada 16 pasien (korban tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur),” kata Sudirman di Bekasi, Jumat, 1 Mei 2026.
Baca Juga :
Hasil Analisis TAA Kecelakaan Kereta di Bekasi, Polri: Pengemudi Taksi Online LalaiDia juga menjelaskan bahwa rata-rata pasien yang menjalani perawatan di RSUD CAM Kota Bekasi mengalami luka pada bagian organ tubuh.
“Rata-rata pada bagian organ tubuh akibat tabrakan,” kata Sudirman.
Ilustrasi Pexels
Dia menambahkan, tiga pasien yang sebelumnya dioperasi telah menunjukkan kondisi yang lebih baik pada hari ini.
Sebanyak 17 korban luka-luka dalam tabrakan kereta antara Commuter Line dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmadjid, hingga hari ini, Kamis, 30 April 2026. Sebanyak 11 di antaranya merupakan warga Kabupaten Bekasi.




