Iran menyampaikan proposal baru untuk perundingan dengan Amerika Serikat (AS) melalui mediator Pakistan.
IDXChannel - Iran menyampaikan proposal baru untuk perundingan dengan Amerika Serikat (AS) melalui mediator Pakistan.
"Republik Islam Iran menyampaikan teks proposal negosiasi terbarunya kepada Pakistan, sebagai mediator dalam perundingan dengan Amerika Serikat, pada Kamis malam," kata kantor berita resmi IRNA, dilansir dari Asharq al Awsat pada Jumat (1/5/2026).
IRNA tidak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang isi dari proposal tersebut.
Sebelumnya, pemerintahan Presiden Donald Trump berpendapat bahwa perang di Iran telah berakhir karena gencatan senjata yang dimulai pada awal April, sebuah interpretasi yang memungkinkan Gedung Putih untuk menghindari kebutuhan untuk meminta persetujuan Kongres.
Pernyataan tersebut memperkuat argumen yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth selama kesaksiannya di Senat pada Kamis, ketika ia mengatakan bahwa gencatan senjata secara efektif menghentikan perang.
Berdasarkan alasan tersebut, pemerintah belum memenuhi persyaratan yang diamanatkan oleh undang-undang untuk meminta persetujuan resmi dari Kongres untuk tindakan militer yang berlangsung lebih dari 60 hari.
Meskipun gencatan senjata telah diperpanjang, Iran tetap mempertahankan kendalinya atas Selat Hormuz, dan Angkatan Laut AS terus melakukan blokade untuk mencegah kapal tanker minyak Iran berlayar ke laut. (Wahyu Dwi Anggoro)





