Trump Tegaskan Bakal Rampas Uranium Iran: Mereka akan Menyerahkannya atau Kami Merebutnya

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Presiden Donald Trump berbicara selama acara tentang keterjangkauan perawatan kesehatan di Ruang Oval di Gedung Putih, Kamis, 23 April 2026, di Washington. (Sumber: AP Photo/Mark Schiefelbein )

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan pihaknya akan mengambil hasil pengayaan uranium Iran. Trump membuka peluang militer AS akan mengambil secara paksa uranium tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Trump di tengah macetnya perundingan antara AS dan Iran. Donald Trump sendiri menegaskan AS tidak akan membiarkan Iran melanjutkan program nuklir selama perundingan.

"Kami akan mendapatakannya. Kami akan mendapatkannya dengan satu atau lain cara," kata Trump dikutip Anadolu, Kamis (30/4/2026).

"Kami akan mendapatkannya atau kami akan mengambilnya. Lebih baik mereka menyerahkan itu atau kami akan mengambilnya."

Baca Juga: Presiden FIFA Jamin Timnas Iran Bisa Main di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Mempersatukan Dunia

Di lain sisi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengatakan upaya verifikasi atas program nuklir Iran saat ini masih terhambat situasi konflik.

Rafael Grossi menyebut IAEA sedang memonitor cadangan uranium di Iran yang telah diperkaya sebelum perang terjadi. 

Grossi pun menyebut inspektur IAEA sempat mengagendakan untuk meninjau fasilitas nuklir baru Iran pada Juni 2025 lalu. Namun, inspeksi ini terhalang oleh serangan AS-Israel tahun lalu.

"Akses (inspektur IAEA) sedianya pada tanggal 13 Juni (2025), pada hari serangan (AS-Israel) diluncurkan," kata Rafael Grossi.

Perundingan AS-Israel sendiri dilaporkan buntu karena Iran enggan melanjutkan negosiasi selama AS masih memblokade Selat Hormuz.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Anadolu

Tag
  • donald trump
  • perang iran
  • uranium iran
  • pengayaan uranium
  • program nuklir iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarif Listrik PLN per kWh 1-10 Mei 2026 untuk Subsidi dan Non Subsidi
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Versi Dasco Akhir Tahun Ini UU Ketenagakerjaan Rampung
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Targetkan Rampas 8 Juta Hektare Lahan Perusahaan Nakal hingga Akhir 2026
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kuartal I 2026, Kredit CIMB Niaga Capai Rp235 Triliun
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Gaji Ke-13 2026 Segera Cair! Guru dan Dosen Dapat Tambahan Tunjangan Profesi, Begini Skemanya
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.