Demo May Day di Palopo Ricuh, Massa Saling Dorong dengan Satpol PP

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita
Demo May Day di Palopo Ricuh, Massa Saling Dorong dengan Satpol PPNasional | inews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 23:15Dengarkan Berita

PALOPO, iNews.id – Aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, berakhir ricuh, Jumat (1/5/2026). Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Buruh Peduli Hak Buruh terlibat aksi saling dorong dengan petugas Satpol PP di depan gerbang Kantor Wali Kota Palopo. 

Kericuhan bermula saat para pendemo berusaha mendobrak pagar kantor untuk masuk ke dalam, namun diadang petugas keamanan. 

Lantaran tidak mampu membuka pagar yang dijaga ketat, sejumlah mahasiswa terpaksa memanjat pagar demi bisa berorasi di halaman Kantor Wali Kota. 

Massa mendesak agar Wali Kota Palopo segera menemui mereka untuk mendengarkan aspirasi secara langsung, namun permintaan tersebut tidak kunjung dikabulkan. 

Kekecewaan massa memuncak saat memasuki malam hari. Karena tak mendapat respons, massa kembali berupaya masuk untuk menduduki kantor, yang memicu aksi saling dorong dan kejar-kejaran dengan pihak keamanan. 

Baca Juga:Komnas HAM Akan Periksa 4 Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Dalam aksi ini, demonstran membawa dua klaster tuntutan, yakni isu nasional dan isu lokal di antaranya meminta kenaikan upah minimum berbasis kehidupan layak dan penghapusan sistem kerja outsourcing.

Selain itu, mendesak pembayaran insentif RT/RW, pembayaran insentif TPP tenaga kesehatan, serta pemberian fasilitas yang layak bagi nelayan dan petani.

Massa juga melayangkan kritik keras terhadap Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Palopo yang dinilai lalai dalam menjamin hak-hak para pekerja di wilayah tersebut. 

Koordinator aksi, Gilang mengatakan, massa tidak akan berhenti sampai di sini. Mereka mengancam akan kembali menggelar unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih besar apabila seluruh tuntutan tersebut tidak segera dipenuhi oleh pemerintah kota.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Terbitkan Aturan Percepat Restitusi Pajak Demi Jaga Likuiditas Dunia Usaha
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Departemen Kehakiman AS Rilis Rekaman Tersangka Penembakan Trump
• 18 jam laludetik.com
thumb
Iran Ajukan Proposal Baru ke Pakistan untuk Negosiasi dengan AS, Apa Isinya?
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Hari Buruh 2026: Ratusan Ribu Peserta Bakal Padati Monas, Prabowo Dijadwalkan Hadir
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Pelatih Asal Brasil Kritik Keras John Herdman, Gara-gara Tak Panggil Pemain Satu Ini untuk Piala AFF 2026
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.