BEI Catat 15 Perusahaan Masih Antre IPO, Mayoritas Aset Jumbo

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

11 calon emiten merupakan entitas dengan aset jumbo atau skala besar yang nilainya melebihi Rp250 miliar.

BEI Catat 15 Perusahaan Masih Antre IPO, Mayoritas Aset Jumbo

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat antusiasme yang kuat di pasar modal dengan adanya 15 perusahaan yang saat ini berada dalam antrean atau pipeline untuk melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hingga akhir April 2026. 

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan, 11 calon emiten merupakan entitas dengan aset jumbo atau skala besar yang nilainya melebihi Rp250 miliar.

Baca Juga:
OJK Kantongi Nama Calon Direksi BEI, Seleksi Administrasi Masih Berlangsung

"Hingga saat ini terdapat 15 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," kata Nyoman, Sabtu (2/5/2026). 

Sementara itu, empat perusahaan lainnya masuk dalam kategori aset skala menengah dengan rentang nilai antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dan tidak ada satu pun perusahaan dari kategori aset skala kecil di bawah Rp50 miliar dalam daftar tersebut. 

Baca Juga:
IPO Sepi pada Kuartal I-2026, Airlangga Ingin Pasar Modal Jadi Mesin Investasi

Dilihat dari keberagaman sektornya, antrean IPO kali ini didominasi oleh sektor Consumer Non-Cyclicals, Consumer Cyclicals, dan Healthcare yang masing-masing diwakili oleh 3 perusahaan. 

Baca Juga:
Usai MSCI, BREN-DSSA Anjlok Lagi setelah BEI Siap Coret Saham HSC dari IDX80

Sektor infrastruktur dan teknologi menyusul dengan masing-masing 2 perusahaan, sementara sektor energi dan finansial berkontribusi masing-masing sebanyak 1 perusahaan. 

Selain pergerakan di pasar saham, Nyoman juga memaparkan kinerja penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) yang cukup masif, di mana telah terbit 54 emisi obligasi dari 35 penerbit dengan total himpunan dana sebesar Rp58,90 triliun. 

Baca Juga:
BEI Jawa Timur dan MNC Asset Management Gelar Sekolah Pasar Modal Reksa Dana

Hingga saat ini, masih terdapat 47 emisi dari 33 penerbit EBUS yang masuk dalam pipeline obligasi, serta 1 perusahaan tercatat yang tengah bersiap melakukan aksi korporasi melalui rights issue di BEI.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cuaca Madinah 36 Derajat Celcius, Dokter Minta Jemaah Haji Antisipasi Dehidrasi
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
May Day 2026, Massa Buruh Mulai Padati Depan Gedung DPR/MPR
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Kata Buruh soal Perayaan May Day 2026 di Monas: Lebih Seru dan Panas
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Industri Sarang Walet Minta Reformasi Usai Reshuffle Kabinet Merah Putih
• 22 jam lalueranasional.com
thumb
Ketua Golkar Pinrang Apresiasi Kinerja Menteri ESDM, Indonesia Peringkat Dua Ketahanan Energi Dunia
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.