LAMPUNG, KOMPAS.TV - Bripka Anumerta Arya Supena meninggal dunia usai diduga ditembak oleh pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Bandar Lampung.
Keluarga korban, Abdiyantoro meminta polisi untuk segera menangkap pelaku. Ia juga berharap pelaku dapat dihukum setimpal.
"Kami minta pelakunya segera ditangkap kemudian diadili seadil-adilnya," ungkap Abdiyantoro dalam keterangannya, dilansir dari video KompasTV, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Kasus Penembakan Polisi di Lampung, Polisi Sebut Sudah Kerucutkan Identitas Terduga Pelaku
Dengan kejadian tersebut, ia pun meminta agar pihak kepolisian dapat menindak tegas para pelaku begal maupun pencuri kendaraan bermotor yang membahayakan masyarakat.
"Dan saya juga berharap dari pihak kepolisian, dengan peristiwa ini bisa menindak tegas, terutama para begal, maling motor dan sebagainya," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bripka Anumerta Arya Supena diduga ditembak pelaku pencuri motor hingga tewas di di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Lampung pada Sabtu (9/5) pagi.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun mengungkapkan, peristiwa itu berawal saat korban masih dalam tugas memergoki pelaku yang diduga akan melakukan curanmor. Bripka Arya kemudian menegur pelaku curanmor tersebut.
"Setelah disapa dan ditegur, kemudian terjadi perkelahian antara almarhum atau korban yakni dengan pelaku, dan terjadi pergulatan," ucapnya dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Minggu (10/5).
"Dan pada saat itu juga senjata api dari pemilik pelaku terjatuh dan berusaha diambil, dan korban atau almarhum ditembak," sambungnya.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- penembakan polisi di lampung
- polisi tewas ditembak
- polisi ditembak pelaku curanmor
- keluarga korban
- pelaku penembakan
- lampung





