Gebrakan Baru! Dedi Mulyadi Luncurkan Sekolah Maung (Manusia Unggul), Apa Bedanya dengan Sekolah Biasa?

grid.id
23 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi luncurkan sekolah Maung (Manusia Unggul) pada tahun 2026. Terobosan Dedi Mulyadi itu akan dimulai tahun ajaran 2026/2027.

Adapun sekolah yang akan masuk dalam program tersebut terdiri dari 28 SMA Negeri (SMAN) dan 13 SMK Negeri (SMKN) yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Dedi menyebut Sekolah Maung akan diproyeksikan jadi institusi pendidikan unggulan dengan mengedepankan nilai akademik dan prestasi non-akademik. Hal itulah yang membuat Sekolah Maung berbeda dengan sekolah biasa. Lantas apa itu Sekolah Maung? Simak penjelasannya.

Dedi Mulyadi Luncurkan Sekolah Maung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tengah menyiapkan konsep Sekolah Maung (Manusia Unggul), sekolah kejuruan khusus yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

Program ini dirancang untuk mencetak lulusan dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri dan pasar kerja masa depan. Dedi Mulyadi menyebut Sekolah Maung akan berbeda dari sekolah biasa.

Pasalnya, sekolah ini tetap menggunakan SPMB untuk penerimaan siswa. Namun, mereka menambahkan seleksi prestasi non-akademik, seperti olahraga, seni, dan industri kreatif.

“Dua hal, prestasi akademik dan prestasi non-akademik, jadi di Sekolah Maung nanti bukan hanya yang akademiknya baik, tetapi yang berprestasi di bidang olahraga, di bidang seni, industri kreatif tetap sekolah di situ. Nanti kelasnya jadi kelas industri kreatif fokusnya kelasnya kelas olahraga, kelasnya kelas seni,” ujar Dedi dilansir Kompas.com.

Dedi mengatakan program ini tidak membangun sekolah baru, hanya saja mengoptimalkan sekolah favorit yang sudah ada.

“Tidak dibangun, kita mengupdate sekolah-sekolah yang dulu menjadi unggulan, misalnya gini, Bandung SMAN 3, Subang SMAN 1 misalnya, kan selalu setiap kabupaten ada sekolah favorit. Nah, sekolah favorit itu yang akan menjadi sekolah-sekolah yang diisi oleh anak-anak yang punya prestasi,” ucapnya.

 Selain itu, Pemprov Jabar juga akan menambahkan fasilitas pendukung seperti ruang kelas, teknologi pengajaran serta meningkatkan kualitas guru. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto menjelaskan Sekolah Maung mencakup jenjang SMA dan SMK dengan kurikulum yang disesuaikan kebutuhan siswa.

Selain itu, setiap kelas di Sekolah Maung akan diisi maksimal 32 siswa, sementara guru akan mengikuti peningkatan kompetensi sesuai bidang masing-masing.

“Spesifik mata pelajaran itu nanti disesuaikan kebutuhan. Ini sekolah kan keunggulannya nanti akan dibuat lewat kurikulumnya,” ujarnya dilansir dari Kompas.com, Kamis (23/4/2026).

“Rekrutmennya nanti ada yang akademik dan non-akademik. Nanti akan diatur pakai peraturan gubernur. Tujuan Sekolah Maung ini kan kita ingin melayani mereka yang mempunyai prestasi untuk bisa dilayani sesuai dengan potensi mereka,” tambahnya.

Tujuan Utama Dari Sekolah Maung

Melansir Tribunnews.com, sistem Sekolah Maung bertujuan mencetak SDM unggul dan kompetitif di masa depan ini rencananya, akan ilaksanakan bertahap di berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat. Dimana nantinya akan ada kelas berbasis minat (misalnya kelas olahraga, seni, industri kreatif), layaknya sistem jurusan dan akademik pada tingkat perkuliahan.

Sedikitnya ada 3 tujuan utama dari rencana Sekolah Maung, diantaranya adalah:

1. Menciptakan pendidikan yang lebih adaptif dan kompetitif

2. Memberikan ruang bagi siswa berbakat di berbagai bidang

3. Menjadi terobosan pendidikan berbasis potensi, bukan sekadar nilai.

Dengan adanya sistem baru ini, diharapkan para siswa bisa lebih leluasa dalam membangun kreatifitas dan potensi sedini mungkin. Gagasan Dedi Mulyadi luncurkan Sekolah Maung ini sontak menjadi sorotan publik. Banyak yang menyambut positif rencana sang gubernur. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rosan: Danantara buka peluang akuisisi saham Eramet di Weda Bay
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Ketika Masyarakat Harus Membayar, Hanya untuk Sekadar Bergerak
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Andra Soni Bakal Terapkan Kurikulum Cambridge di Sekolah Unggulan Banten
• 17 jam laludetik.com
thumb
Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Cak Imin Minta Tambahan Anggaran Rp1 Triliun ke Prabowo, Untuk Apa?
• 5 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.