Cara Cek Daftar Nama Baru Penerima Bansos PKH dan BPNT Mei 2026

wartaekonomi.co.id
21 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Sosial (Kemensos) segera mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) pada bulan Mei 2026 mendatang. Pihaknya telah menetapkan sebanyak 475.821 keluarga penerima manfaat (KPM) baru yang masuk dalam daftar penerima bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 2 triwulan II/2026.

Penetapan ratusan ribu nama baru tersebut dilakukan setelah pemerintah merampungkan proses pemutakhiran data berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Masyarakat kini dapat memastikan apakah nama mereka termasuk dalam daftar penerima baru melalui dua cara praktis berikut ini:

Pengecekan Melalui Laman Resmi Kemensos

Akses situs cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban pada ponsel atau komputer Anda.

  • Masukkan data wilayah domisili yang meliputi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai dengan KTP.
  • Ketikkan nama lengkap Anda secara benar sesuai dengan identitas resmi yang tertera di KTP.
  • Masukkan kode captcha yang muncul pada layar, lalu klik tombol “Cari Data” untuk melihat status kepesertaan.
Pengecekan Melalui Aplikasi Cek Bansos
  • Unduh aplikasi resmi “Cek Bansos” melalui layanan Play Store atau App Store pada perangkat Anda.
  • Lakukan login menggunakan data NIK atau Kartu Keluarga (KK) yang telah terdaftar.
  • Pilih menu "Cek Bansos" atau "Cek Penerima" yang tersedia pada halaman utama aplikasi.
  • Masukkan data identitas sesuai KTP dan klik “Cari Data” untuk menampilkan rincian jenis bantuan serta periode penyalurannya.

Baca Juga: Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2026

Jika nama Anda terdaftar, sistem akan menampilkan informasi mengenai jenis bantuan yang diterima serta jadwal pencairannya. Penyaluran bantuan pada periode ini akan dilakukan secara resmi melalui jaringan Bank Himbara dan kantor Pos Indonesia.

Masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala apabila data belum ditemukan dalam sistem. Hal ini dikarenakan proses pemutakhiran data di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) masih terus berlangsung hingga saat ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investor Global Keluhkan Hambatan Investasi di RI, Purbaya Janji Segera Bereskan
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolrestabes Makassar Perintahkan Tembak di Tempat Geng Motor yang Mengancam Nyawa
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Operator Parkir Blok M Square Diduga Raup Rp 100 Juta per Hari Secara Ilegal
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Kemenkeu Lelang Tas Chanel hingga Mobil McLaren Rp 2,86 Miliar
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
PSSI Sudah Bicara dengan FIFA, Indonesia Bidik Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.