Aksi tiga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) bersenjata api terjadi di Jalan Duri Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar). Komplotan curanmor tersebut beraksi menggunakan senpi saat korban tengah menyantap bakso di warung.
Korban penembakan oleh komplotan curanmor bersenjata api tersebut adalah Alif (25). Alif mengatakan insiden itu terjadi pada Minggu (10/5/2026) siang. Saat itu, Alif sedang makan bakso di sebuah warung yang berlokasi tidak jauh dari rumahnya.
"Pas lagi makan, ada orang masuk sini dua orang. Cuman keluar lagi. Nah, cuman pas lihat, posisi saya makan di sini di pojok, ada lihat motor saya gerak-gerak stangnya," ujar Alif, dilansir Antara, Selasa (12/5).
Melihat sepeda motornya diutak-atik orang tak dikenal, Alif lantas berlari ke arah kendaraannya. Bakso yang baru saja dihidangkan pun tak lagi ia pedulikan lantaran Alif menduga kuat bahwa orang tak dikenal itu hendak mencuri sepeda motornya.
Kemudian, melihat Alif yang berlari ke arah sepeda motornya, komplotan itu menodongkan senjata api ke arah Alif. Terduga pelaku menembakkan senpi, memberikan peringatan kepada Alif.
"Saya keluar, 'Woi mau ngapain ini?'. Dia langsung nodongin pistol ke saya, bilang, 'Diam, diam, diam' katanya. Ya udah ayo kata gue tuh. Langsung nembak dia buat peringatan, nggak terjadi apa-apa, nggak ngerasa apa-apa saya lari lagi ke belakang buat ngambil gelas ngelempar ke dia sambil ngejar motor," ujar dia.
Namun Alif kalah jumlah. Kendati ngotot untuk mempertahankan sepeda motornya, tiga orang kriminal itu berhasil membawa kabur sepeda motor Alif. Adapun senjata yang beberapa kali ditembakkan tidak sempat mengenai Alif secara langsung. Namun pecahan kaca yang terkena peluru mengenai pergelangan kaki Alif.
"Saya lihat tiga-tiganya megang senjata, yang dua orang nembakkin. Lima kali tembakan mungkin. Bahkan pas jalan dia nembak lagi," jelas Alif.
"Ya ini kaki kena (tembakan), cuman untungnya meleset, cuman kena serpihan doang," tambahnya.
(rfs/yld)





