Eks Stafsus Nadiem, Ibam, Jalani Sidang Vonis: Tentu Berharap Bebas

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

Mantan konsultan teknologi Kemendikbudristek sekaligus eks Staf Khusus Nadiem Makarim, Ibrahim Arief alias Ibam, dijadwalkan menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dia adalah terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Saat tiba di pengadilan, Ibam menyatakan kesiapannya menghadapi sidang putusan. Dia pun berharap putusan bebas yang akan didapatnya.

"Ini udah ujung dari hampir setahun ya prosesnya. Dari saya bismillah aja, insyaallah keputusan yang terbaik ya. Dan tentu berharapnya adalah bebas, karena memang saya tidak melakukan apa-apa di sini, tidak ada keuntungan apa-apa di sini, dan semua masukan saya itu demi Indonesia juga," ujar Ibam di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (12/5).

Ibam yang datang tanpa gelang tahanan kota ini mengaku tetap kooperatif menghadiri sidang meskipun masa penahanannya secara teknis telah berakhir pada Kamis, 7 Mei 2026 lalu. Ia menegaskan tidak akan melarikan diri karena meyakini tidak bersalah.

"Saya enggak kabur ke mana-mana karena memang saya dengan penuh keyakinan memang tidak bersalah, dan saya menantikan keputusan yang bisa membebaskan saya juga di sini," tegas Ibam.

Sang istri, Dwi Afrianti Nurfajrie, yang turut mendampingi di persidangan menyatakan telah mengikhlaskan apa pun hasil yang akan dijatuhkan hakim setelah melalui proses hukum yang panjang selama hampir satu tahun terakhir.

"Kita udah berjuang banget ya, udah hampir setahun ini. Apa pun keputusan hari ini, itu yang terbaik dari Allah, insyaallah kami akan ikhlas," tutur Dwi.

Ibrahim Arief sebelumnya dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan. Selain itu, ia juga dibebankan uang pengganti sebesar Rp 16,92 miliar dalam kasus pengadaan laptop Chromebook periode 2019-2022 yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp 2,18 triliun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gibran Yakin Masyarakat Beralih ke Transportasi Publik Jika Aman dan Nyaman
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Ramai Ajakan Nabung Mata Uang Asing, Efek Rupiah Melemah ke Rp17.500 per Dolar AS
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gelar MESOP Tiga Tahap, TOBA Private Placement 62 Juta Saham
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Eks Stafsus Nadiem, Ibam, Jalani Sidang Vonis: Tentu Berharap Bebas
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Cak Imin Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0% di Akhir 2026
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.