JAKARTA, DISWAY.ID - Dua sosok juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPRI RI, Indri Wahyuni dan Dyastasita WB menjadi sorotan publik.
Kontroversi penilaian dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat (Kalbar) karena adanya perbedaan pemberian poin terhadap jawaban peserta.
Indri Wahyuni dan Dyastasita WB merupakan dewan juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR 2026 Tingkat Provinsi Kalbar yang menilai jawaban peserta Grup C salah dan menekankan soal pentingnya artikulasi.
"Artikulasi itu penting. Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan pengurangan nilai," ujar Indri Wahyuni dalam video yang beredar di media sosial.
Melalui laman resmi MPR, berdasarkan dokumen Terms of Reference (ToR) Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tahun 2025, kompetisi ini menjadi kegiatan tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMA mengenai pentingnya empat pilar kebangsaan.
MPR RI menilai empat pilar tersebut menjadi landasan utama utama dalam menjaga keutuhan serta keberlanjutan bangsa Indonesia yang mencakup:
- Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara
- Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD) RI 1945 sebagai konstitusi negara
- Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara
- Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa
Selain itu, LCC 4 Pilar MPR 2026 ini juga mencakup materi mengenai Ketetapan MPRS/MPR.
Kontroversi Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPRKontroversi bermula saat peserta dari SMAN 1 Pontianak dengan kode regu C2 mendapat pertanyaan terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa (BPK).
Namun, juri Dyastasita yang menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI menilai jawaban kurang tepat.
Dewan juri tetap memberikan pengurangan poin meski jawaban dianggap hampir benar karena unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dinilai tidak terdengar jelas.
"Nilai -5. Eh regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. Jadi dewan juri tadi berpendapatan nggak ada DPD," tutur Dyastasita.
Lalu, pertanyaan yang sama diberikan kepada regu B dan dijawab dengan substansi serupa.
"Anggota Badan Pemerika Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan presiden," jawab regu B.
Peserta regu C pun melakukan protes. Namun, Indri Wahyuni menegaskan penilaian dilakukan berdasarkan kejelasan artikulasi peserta saat menjawab.
Sosok Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RIIndri Wahyuni dan Dyastasita Widya Budi (WB) merupakan dewan juri dalam kompetisi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat.
- 1
- 2
- »





