JAKARTA, KOMPAS.TV - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menegaskan, virus Andes menjadi satu-satunya jenis hantavirus yang diketahui dapat menular dari manusia ke manusia.
Meski begitu, proses penularannya disebut sangat sulit terjadi. Pernyataan ini disampaikan Direktur Divisi Kesehatan Migrasi Global CDC, David Fitter dalam konferensi pers di Washington, Amerika Serikat, Senin (11/5).
Menurut Fitter, hantavirus bukanlah virus baru dan tingkat penyebarannya jauh berbeda dibanding virus pernapasan lain.
“Dan hantavirus ini, yaitu virus Andes, adalah satu-satunya strain yang bisa menular antar-manusia, tetapi sekali lagi, penularannya sangat sulit melalui kontak dekat dengan cairan tubuh, pernapasan, berbagi barang pribadi secara intim, seperti sikat gigi, dan sebagainya. Jadi, ini sangat berbeda dengan virus pernapasan,” jelas Fitter saat diberitakan Sputnik, Selasa (12/5).
Baca Juga: Siap Hadapi Perang Panjang, Presiden Iran Ungkap Pertemuan dengan Mojtaba Khamenei
Ia juga menegaskan varian virus yang ditemukan dalam kasus terbaru di kapal pesiar berbeda dengan jenis hantavirus yang selama ini ditemukan di Amerika Serikat.
Muncul Kasus di Kapal Pesiar MV Hondius
Kasus ini mencuat setelah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat mengungkap adanya penumpang kapal pesiar yang diduga terpapar hantavirus.
Dari total 17 warga Amerika Serikat yang dievakuasi dari kapal, satu orang mengalami gejala ringan terkait paparan hantavirus. Sementara satu orang lainnya dipastikan positif terinfeksi varian Andes.
Media NBC melaporkan, pesawat yang membawa para penumpang tersebut telah mendarat di Nebraska.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- virus andes
- wabah hantavirus
- cdc amerika
- kapal pesiar
- virus tikus
- mv hondius





