PALEMBANG, KOMPAS.TV - Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Komisaris Besar Polisi Budi Susanto mengungkap kondisi dua korban selamat dalam kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (6/5/2026) pekan lalu.
Budi menjelaskan, dua korban selamat bernama Ngadiono dan Jumiatun saat ini masih menjalani perawatan intensif dan pemantauan medis lanjutan.
Ia mengungkap korban selamat tersebut menjalani operasi pengangkatan jaringan.
"Operasi yang dilakukan adalah pengangkatan jaringan yang rusak atau yang sudah mati di bagian-bagian tubuh yang terpapar akibat luka bakar," katanya di Palembang, Selasa (12/5/2026), via Antara.
Petugas medis juga membersihkan kotoran-kotoran yang masih tersisa atau menempel di bagian-bagian tubuh korban selamat.
Baca Juga: Kemenhub Ungkap Bus ALS Maut di Muratara Diduga Tak Berizin sejak 2020
Menurut keterangannya, kondisi Ngadiono menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Ia mengungkap luas luka yang dialami Ngadiono berkurang dan rencananya akan segera dipindahkan ke ruang rawat bedah biasa.
Sementara itu, kondisi Jumiatun lebih berat karena mengalami trauma inhalasi akibat menghirup asap saat kejadian.
Jumiatun masih menggunakan alat bantu napas di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Antara
- korban kecelakaan bus als
- kecelakaan
- kecelakaan bus als
- bus als
- sumsel
- muratara





