JAKARTA, DISWAY.ID-- Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang mempertandingkan babak Grand Final antara SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau menjadi viral lantaran juri lomba memberikan nilai yang tidak adil pada Sabtu 9 Mei 2026.
Pasalnya Lomba Cerdas Cermat tingkat Provinsi Kalimantan Barat itu ada peserta yang menjawab pertanyaan dengan jawaban sama justru dikurangi 5 poin karena dianggap kurang tepat.
BACA JUGA:Penelitian Ilmiah Uji Tembakau Alternatif dan Pengaruhnya pada Fungsi Pernapasan, Ini Hasilnya
Sementara jawaban yang sama dari peserta lain dianggap benar dengan tambahan 10 poin.
Kronologi Jawaban Peserta Dikurangi 5 Poin
Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial, kontroversi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalbar ini bermula pada sesi rebutan saat juri melontarkan pertanyaan: “DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?”
Pada kesempatan tersebut giliran Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab dengan lengkap dari pertanyaan juri.
“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” jawab Regu C.
BACA JUGA:FHTB 2026 di Bali Catat 700 Business Matching, Dorong Pertumbuhan Sektor F&B dan Tourism
Namun, secara mengejutkan juri justru menyalahkan jawaban tersebut dan memberikan pengurangan minus 5 poin kepada Regu C.
Pertanyaan kemudian dilempar ke peserta lain. Regu B dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang ternyata sama dengan jawaban yang sudah dijawab oleh Regu C.
“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” jawab peserta Regu B.
Anehnya, kali ini juri justru membenarkan jawaban dari Regu B dan langsung memberikan nilai sempurna 10 poin.
BACA JUGA:Segini Harta Kekayaan Indri Wahyuni Juri LCC 4 Pilar MPR RI Viral Usai Picu Kontroversi Penilaian
"Inti jawaban sudah benar. Nilai sepuluh,” ucap juri.
- 1
- 2
- 3
- »





