Blak-blakan Gubernur Sherly Tjoanda Pernah Berani Menjanjikan "Surga" di Malut, Rocky Gerung Bereaksi Seperti Ini

tvonenews.com
16 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Ada satu momen menarik dalam podcast lama Rocky Gerung bersama Sherly Tjoanda yang kembali mencuri perhatian. Dalam perbincangan mendalam itu, Sherly Tjoandamemaparkan visi besar yang ingin diwujudkannya untuk Maluku Utara selama lima tahun ke depan hingga disebut seperti ingin menghadirkan “surga” bagi masyarakatnya.

Meski tidak pernah mengucapkan kalimat tersebut secara harfiah, Sherly Tjoandamemang berbicara panjang mengenai cita-citanya membangun Maluku Utara yang lebih sejahtera, adil, dan berkelanjutan. Dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pariwisata, semuanya menjadi fokus utama yang menurutnya harus dinikmati masyarakat secara merata.

Podcast perdana Tumbuh Institute setahun lalu itu memperlihatkan sisi lain Sherly Tjoanda sebelum dikenal luas sebagai pemimpin perempuan di Maluku Utara. Dalam perbincangan tersebut, Sherly Tjoanda mengisahkan bagaimana dirinya yang awalnya hanya menjalani kehidupan sebagai istri dan ibu rumah tangga akhirnya memutuskan masuk ke dunia politik.

Keputusan besar itu diambil setelah wafatnya sang suami, Benny Laos. Sherly Tjoanda memilih maju sebagai calon gubernur demi melanjutkan gagasan besar pembangunan daerah yang sebelumnya dirancang bersama mendiang suaminya.

Dalam pemaparannya, Sherly Tjoanda menjelaskan bahwa fokus utama pemerintahannya akan berada pada tiga sektor penting, yakni pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang terjangkau bagi masyarakat kepulauan.

Ia juga menyoroti pentingnya konektivitas antarpulau di Maluku Utara melalui konsep Trans-Kiraha. Program tersebut mencakup pembangunan bandara, tol laut, hingga dermaga agar akses masyarakat terhadap layanan dasar menjadi lebih mudah dan biaya logistik bisa ditekan.

Tak hanya soal pembangunan fisik, Sherly Tjoanda juga memiliki perhatian besar terhadap sektor pariwisata berkelanjutan. Menurutnya, kekayaan alam Maluku Utara harus dijaga karena dapat menjadi sumber kehidupan jangka panjang bagi masyarakat.

“Sedangkan alam yang cantik, pariwisata yang sustainable itu akan menjadi warisan turun-temurun... dan selama itu sustain maka itu akan berkepanjangan dan bisa diwariskan dan tidak akan pernah habis,” ucap Sherly Tjoanda Laos.

Ia menegaskan pembangunan ekonomi tidak boleh merusak masa depan generasi berikutnya.

“Jangan karena sesuatu yang jangka pendek merusak jangka panjang,” lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TERPOPULER: Ayu Aulia Kehilangan Rahim Ngaku Gegara Bupati R, Daftar Kebohongan Arya Khan pada Pinkan Mambo
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Eemas Hari ini 12 Mei 2026: Produk Antam Meroket, Global Kinclong
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Kualitas Udara Surabaya dan Tangsel Masuk Kategori Tidak Sehat Pagi Ini
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kementerian P2MI Tindak Tegas Empat P3MI yang Terbukti Langgar Aturan Penempatan Pekerja Migran Indonesia
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 1 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.