Atap ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Kabupaten Sragen, ambruk di tengah kegiatan belajar mengajar. Akibat insiden ini, delapan orang terluka.
Ketua PMI Sragen, Utami Dewi Mashitoh mengatakan, peristiwa ini terjadi saat mata pelajaran Bahasa Inggris berlangsung. Tiba-tiba atap kelas VII roboh menimpa guru dan siswa.
"Yang terluka tujuh orang siswa dan satu guru," ujar Dewi, Selasa (12/5).
Pihaknya lalu menerjunkan dua mobil ambulans beserta relawan untuk mengevakuasi para korban. Saat tiba di lokasi, para siswa masih tertimpa atap yang roboh.
"Kami mengirimkan dua tim ambulans untuk membantu evakuasi. Kami langsung memberikan pertolongan pertama," jelas dia.
Ia menyebut para siswa mengalami luka di bagian kepala, tangan, hingga kaki serta mengeluhkan sesak napas. Mereka kemudian langsung dibawa ke rumah sakit.
"Siswa dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans," kata Dewi.





