Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar melaporkan berbagai capaian dan program strategis terkait pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan UMKM kepada Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Muhaimin mengatakan, laporan tersebut mencakup seluruh tanggung jawabnya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, termasuk target penciptaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas UMKM di berbagai daerah.
“Hari ini saya akan melaporkan semua tanggung jawab pekerjaan saya sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, mulai dari mengatasi kemiskinan, program-program pemberdayaan dan target-target penciptaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas UMKM,” ujar Muhaimin di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini terus mendorong berbagai kegiatan ekonomi kerakyatan guna memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Salah satu langkah yang tengah dijalankan adalah pengembangan 1.001 titik pasar rakyat di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut diharapkan dapat membantu UMKM memperoleh pasar yang lebih aktif dan berdaya saing.
“Di sisi yang lain kita sedang terus-menerus menciptakan kegiatan-kegiatan, 1.001 titik pasar rakyat untuk mendorong para pelaku UMKM menemukan pasar-pasar yang lebih bergairah,” katanya.
Baca Juga: Mandiri Sekuritas Nilai Panda Bonds Strategis untuk Diversifikasi Pembiayaan RI
Selain memperluas akses pasar, pemerintah juga terus memperkuat dukungan melalui subsidi pelatihan serta kemudahan akses permodalan bagi pelaku UMKM.
Muhaimin menyebut, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menunjukkan tren peningkatan dan akan terus diperluas untuk mendukung pertumbuhan usaha masyarakat.
“Subsidi di bidang pelatihan dan juga akses permodalan yang akan terus kita dorong. Alhamdulillah, KUR terus meningkat dan kita akan terus tingkatkan KUR untuk UMKM kita,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan akses pembiayaan tersebut, Muhaimin mengungkapkan bahwa sebanyak 1.000 pelaku UMKM dijadwalkan menerima penyaluran KUR di Bali pada Rabu (13/5/2026).
“Besok pagi, 1.000 UMKM akan menerima KUR di Bali,” tutupnya.





