SALATIGA, DISWAY.ID - Dompet Dhuafa memilih Desa Tolokan, Kecamatan Gatesan, Jawa Tengah sebagai mitra untuk program pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi dan ketahanan pangan.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikhan mengungkapkan bahwa pemilihan tersebut dilandasi dengan catatan sebelum berjalannya program peternakan sejak dua tahun lalu.
BACA JUGA:Pansus DPRD Tertibkan Parkir Ilegal Blok M Square, Pemprov DKI Kaji Opsi Bagi Hasil
"Di awal kami memang melakukan asesmen. Salah satu alasan Desa Tolokan dipilih karena sebelumnya kami pernah berkolaborasi dalam program sedekah sayur pada 2024," ungkap Zaini di lokasi pada Selasa, 12 Mei 2026.
Zaini mengaku bahwa Dusun Dangklik memang termasuk ke dalam kategori tertinggal pada 2019. Hal tersebut terlihat dari mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani sayur, kondisi ekonomi warga dinilai masih belum stabil.
Meski begitu, masyarakat Desa Tolokan tetap menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi dalam perkembangannya secara bertahap.
Hal itu tercermin dari inisiatif warga membuat program sedekah sayur untuk membantu masyarakat lain yang membutuhkan.
BACA JUGA:Panduan Lengkap Cara Ikut Kurban Online 2026 Lewat Dompet Dhuafa
"Potensinya besar. Walaupun kondisi ekonominya masih terbatas, mereka punya keinginan untuk berbagi lewat program sedekah sayur," jelas Zaini.
Tak hanya itu, kawasan lereng pegunungan tersebut juga sempat mengalami kekeringan pada tahun berikutnya.
Kondisi itu mendorong Dompet Dhuafa menghadirkan program pipanisasi melalui program Air untuk Kehidupan guna membantu akses air bersih warga.
Selain sektor pertanian, Dompet Dhuafa juga melihat potensi besar di bidang peternakan. Warga disebut telah memiliki kemampuan beternak sapi perah, namun terkendala modal untuk membeli hewan ternak.
BACA JUGA:Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Bagi Puluhan Nelayan
Melihat kondisi tersebut, Dompet Dhuafa mencoba menghadirkan solusi melalui program Dede Farm agar manfaat pemberdayaan ekonomi dapat menjangkau masyarakat pedesaan, khususnya di kawasan lereng gunung.
"Masyarakat di sini sebenarnya sudah bisa beternak, hanya belum punya modal ternak. Karena kami punya program Dede Farm, kami ingin manfaatnya sampai ke desa-desa seperti ini," papar dia.
- 1
- 2
- »





