Pesan Menhaj untuk Musrif Diny yang Membimbing Ibadah Haji

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia Irfan Yusuf berpesan agar Musrif Diny (pembimbing ibadah) untuk menjaga kesucian ibadah serta membimbing jemaah haji dengan ikhlas.

"Mereka bertugas menjaga kesucian ibadah, membimbing manasik secara sahih, serta memastikan jemaah memahami kemudahan-kemudahan syariat tanpa kehilangan makna spiritual haji," tutur Irfan melepas keberangkatan Musrif Diny, dikutip dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Gus Irfan Lepas Musrif Diny, Perkuat Kualitas Layanan Haji Indonesia 2026

Menurut Menhaj, kehadiran Musrif Diny menjadi penguat pilar Tri Sukses Haji 2026, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji serta sukses peradaban dan keadaban.

Ia menekankan pentingnya Musrif Diny memahami fiqh taisir atau fikih kemudahan dalam layanan bimbingan ibadah.

Sebab, kondisi jemaah haji Indonesia yang beragam, ada jemaah lanjut usia, jemaah dengan keterbatasan fisik, serta jemaah yang menghadapi kondisi darurat di lapangan.

"Jemaah kita tidak semuanya berada dalam kondisi fisik yang sama. Ada lansia, ada yang memiliki keterbatasan kesehatan, dan ada situasi lapangan yang membutuhkan keputusan cepat," ucapnya.

Baca juga: Kepala BP Haji Lepas Mustasyar Diny yang Akan Bantu Jemaah di Arab Saudi

Oleh karena itu, Musrif Diny harus memiliki pemahaman fikih yang kokoh, tetapi tetap adaptif dan memberi solusi.

Sejumlah skema layanan ibadah seperti Safari Wukuf Khusus, Murur di Muzdalifah, dan Tanazul di Mina, memerlukan pendampingan yang kuat dari para pembimbing ibadah.

Skema tersebut juga harus dijelaskan kepada jemaah secara tepat agar tidak menimbulkan keraguan dalam pelaksanaan ibadah.

"Safari Wukuf, Murur, maupun Tanazul bukan sekadar pengaturan teknis. Di dalamnya ada landasan fikih yang harus dipahami dan disampaikan dengan baik kepada jemaah. Musrif Diny harus menjadi rujukan yang menenteramkan," ujarnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menhaj berpesan agar para Musrif Diny menjaga integritas, kesabaran dan keikhlasan dalam menjalankan tugas.

"Kami berharap para Musrif Diny menjadi penguat layanan ibadah di Tanah Suci. Bimbinglah jemaah dengan ilmu, layani dengan hati, dan jadikan setiap pendampingan sebagai bagian dari pengabdian kepada umat," tandas Menhaj.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Budaya Afternoon Tea Makin Populer di Indonesia, Ini 9 Varian Teh Favorit Bangsawan Inggris
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Dari Bengkel Kecil di 1980-an, Bagaimana Iran Mengembangkan Persenjataan Drone?
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Dugaan Penipuan Pengusaha LPG Asal Bandung Berakhir Damai & Saling Memaafkan
• 19 menit lalujpnn.com
thumb
WBC sebut Lerena vs Merhy tarung wajib untuk pertahankan sabuk juara
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Purbaya Ancam Pangkas Anggaran Instansi Penghambat Investasi
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.