Banyak Keluarga Mulai Tinggalkan Gula Putih Terapkan Gaya Hidup Sehat, Beralih ke Pemanis Lain Gak Ya?

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pola konsumsi masyarakat Indonesia perlahan mulai berubah, terutama dalam urusan makanan dan minuman harian di rumah. Jika dulu gula putih menjadi pilihan utama untuk berbagai kebutuhan dapur, kini semakin banyak keluarga mulai melirik pemanis alternatif seperti gula aren dan gula kelapa.

Tren ini terlihat dari meningkatnya kebiasaan membuat minuman dan makanan sendiri di rumah. Mulai dari kopi susu rumahan, teh rempah, wedang jahe, jamu, hingga dessert sederhana kini semakin sering dibuat sendiri oleh keluarga, terutama setelah gaya hidup memasak di rumah kembali populer dalam beberapa tahun terakhir. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Bos Pertamina Bakal Kembangkan Bioetanol dari Gula Aren, Simak Penjelasannya
Tren Gaya Hidup Sehat Kian Digemari, BRI Berdayakan UMKM Manfaatkan Peluang di Industri Gula Aren

Selain alasan praktis dan hemat biaya, banyak orang mulai lebih memerhatikan bahan yang digunakan dalam konsumsi sehari-hari. Pemanis berbasis nira pun dianggap memiliki cita rasa khas yang lebih cocok untuk berbagai menu tradisional maupun modern.

Tidak sedikit keluarga yang kini menggunakan gula aren cair untuk campuran es kopi atau dessert karena dinilai lebih mudah larut. Sementara gula aren bubuk mulai banyak dipakai untuk minuman hangat dan camilan rumahan seperti puding, cookies, hingga oatmeal.

Di sisi lain, gula kelapa juga kembali populer berkat maraknya minuman tradisional yang kembali diminati generasi muda. Menu seperti jamu, wedang jahe, dan teh rempah kini tak lagi identik dengan konsumsi orang tua, tetapi mulai hadir di kafe hingga dapur rumah tangga modern.

Perubahan kebiasaan konsumsi ini turut diamati pelaku industri makanan dan minuman. Salah satunya CV Jagoan Food melalui brand Palmarie yang memproduksi gula aren dan gula kelapa sejak 2019.

Direktur CV Jagoan Food, Arie Adrian, menilai masyarakat kini semakin selektif dalam memilih bahan makanan, termasuk jenis pemanis yang digunakan sehari-hari.

“Perubahan pola konsumsi keluarga mulai terlihat. Banyak konsumen sekarang lebih memerhatikan bahan yang digunakan dalam makanan dan minuman sehari-hari, termasuk jenis pemanis yang mereka pilih,” ujar Arie Adrian dalam keterangannya, dikutip Selasa 12 Mei 2026. 

Menurutnya, kebutuhan konsumen rumah tangga juga berbeda dibanding pelaku usaha kuliner. Faktor praktis dan fleksibel menjadi pertimbangan utama keluarga saat memilih bahan dapur.

Baca Juga :
Influencer Bobby Ida Bagikan Tips Sehat, Sebut Stevia Jadi Andalan  
Jokowi Kagum Lihat Produk Alpukat dan Gula Aren saat Kunjungi Desa Peron
Studi: Bukan Pagi, Ternyata Lari Sore Paling Ampuh Turunkan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Munas II DPP Papdesi Jadi Ajang Perkuat Sinergi Antar Pemerintah Pusat dan Daerah
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Pedagang Hewan Kurban di Palembang Dilarang Jualan di Jalan Protokol
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Operator Parkir Blok M Square Diduga Raup Rp 100 Juta per Hari Secara Ilegal
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Cara Mengenali Hewan Kurban yang Sehat untuk Iduladha
• 19 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.