Transportasi Publik Jakarta Gratis bagi 15 Golongan Masyarakat, Gibran: ini Luar Biasa Sekali

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Wapres Gibran Rakabuming mengapresiasi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang membebaskan tarif transportasi publik bagi 15 golongan masyarakat.

Transportasi Publik Jakarta Gratis bagi 15 Golongan Masyarakat, Gibran: ini Luar Biasa Sekali. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengapresiasi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang membebaskan tarif transportasi publik bagi 15 golongan masyarakat. Menurutnya, itu merupakan terobosan penting dalam mewujudkan layanan transportasi publik yang inklusif dan ramah bagi warga.

Hal tersebut disampaikan Gibran saat meninjau progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Utara-Selatan bersama Pramono dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Selasa (12/5/2026). Gibran menekankan transportasi publik tidak hanya harus modern dan terintegrasi, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:
Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban di Jakarta Masih Stabil Jelang Iduladha 2026

“Saya sangat mengapresiasi terobosan inovasi dari Pak Gubernur terkait transportasi publik di Jakarta yang sekarang membebaskan tarif untuk 15 golongan. Ini luar biasa sekali, termasuk bagi lansia dan kaum difabel,” kata Gibran.

Dia menyampaikan, transportasi publik harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua pengguna.

Baca Juga:
Warga Jakarta Mulai Pilah Sampah, Pramono: Bakal Dievaluasi Tiap Dua Pekan

“Yang paling penting sekali lagi aman dan nyaman untuk anak-anak, perempuan, ibu hamil, lansia, dan kaum difabel,” kata Gibran.

Baca Juga:
Progres Proyek MRT Jakarta Fase 2A Capai 59,7 Persen, Pramono: Wapres Gembira dan Puas

Wapres menilai kebijakan pembebasan tarif bagi 15 golongan masyarakat tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap aksesibilitas dan keadilan layanan publik. Dia pun berharap langkah serupa dapat terus diperkuat seiring pengembangan sistem transportasi massal di Jakarta dan kawasan aglomerasi.

Selain itu, Wapres juga menyoroti pentingnya pembangunan ekosistem transportasi publik yang saling terhubung antara MRT, LRT, dan TransJakarta, agar mobilitas masyarakat semakin mudah dan efisien.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono menuturkan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A berjalan sesuai target. Ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas transportasi publik di Jakarta.

“Kami meninjau lokasi mulai dari Sawah Besar hingga Harmoni. Secara keseluruhan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 59 persen. Berdasarkan informasi dari Direktur Utama MRT Jakarta, proses commissioning akan dimulai pada pertengahan 2027, dengan target operasional hingga Harmoni paling lambat akhir 2027,” kata Pramono.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ayu Aulia Geram Dihujat Sendirian, Soroti Sikap Bupati R yang Disebut Bungkam
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Telkom (TLKM) Kantongi Laba Bersih Rp17,8 Triliun pada 2025
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
KPK dan Ombudsman RI Lakukan Pertemuan, Bahas Pencegahan Kasus Suap dan Gratifikasi Melalui Peningkatan Layanan Publik
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Rupiah Melemah di Tengah Gejolak Global, Ekonom Unair: Waspada, Tapi Jangan Panik
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tinjau MRT Harmoni, Gibran Sebut Progres Pembangunan Berjalan Baik
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.