WBC sebut Lerena vs Merhy tarung wajib untuk pertahankan sabuk juara

antaranews.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) menyatakan juara dunia super jelajah Kevin Lerena akan menjalani laga wajib mempertahan gelar juara melawan petinju Belgia Ryad Merhy pada 30 Mei di Belgia.

"Laga tersebut menjadi salah satu momen penting bagi divisi super jelajah WBC karena mempertemukan juara bertahan dengan penantang berpengalaman yang akan tampil di depan publik sendiri," kata WBC dalam lamannya di Jakarta, Selasa.

Lerena masuk ring dengan status juara bertahan setelah merebut sabuk juara dunia pada 2025. Petinju Afrika Selatan berusia 32 tahun itu memiliki rekor profesional 31 kemenangan yang 15 di antaranya KO, dan tiga kali kalah.

Ia juga memiliki catatan positif atas Merhy setelah menang angka mutlak dalam pertemuan pertama mereka pada 2023 di Afrika Selatan. Kemenangan tersebut menjadi salah satu penampilan penting Lerena dalam mempertahankan posisinya di level elite kelas jelajah.

Selain dikenal memiliki ketahanan bertarung yang baik, Lerena juga berpengalaman menghadapi sejumlah petinju papan atas.

Sementara itu, Merhy akan memanfaatkan keuntungan bertanding di kandang sendiri guna membalas kekalahan sebelumnya. Petinju Belgia berusia 32 tahun itu memiliki rekor profesional 33 kemenangan yang 27 di antaranya KO dan tiga kekalahan.

Baca juga: Juara dunia Usyk intensifkan persiapan duel lawan Verhoeven

Merhy dikenal memiliki kekuatan pukulan yang berbahaya dan pernah menyandang gelar juara dunia interim di divisi lain sebelum berkompetisi di kelas jelajah.

Dalam beberapa penampilan terakhir, Merhy menunjukkan performa impresif sehingga pertarungan melawan Lerena menjadi peluang terbesar dalam kariernya untuk merebut sabuk juara dunia WBC.

Duel ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua petinju memiliki pengalaman bertarung di level internasional dan gaya bertinju yang berbeda.

Lerena lebih mengandalkan teknik dan mobilitas, sedangkan Merhy yang agresif dikenal memiliki kemampuan melesaikan pertarungan secarfa cepat lewat KO.

Selain mempertaruhkan Sabuk Hijau dan Emas WBC, pertarungan itu juga menjadi ujian penting bagi perkembangan divisi kelas jelajah yang terus mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir sejak diperkenalkan sebagai kelas baru dalam tinju profesional.

Baca juga: Takuma Inoue pertahankan gelar bantam WBC usai menang mutlak atas Ioka


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Telkom (TLKM) Kantongi Laba Bersih Rp17,8 Triliun pada 2025
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
QRIS Makin Laku di Thailand, Transaksi Tembus Rp 270 Miliar pada 2025
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Saat Tunggakan Seragam Buat 2 Siswa MA di Padang Dikeluarkan dari Sekolah
• 56 menit lalukumparan.com
thumb
Akhirnya Terungkap, Ini Alasan Alyssa Daguise dan Al Ghazali Belum Mau Tunjukkan Wajah Anak
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenkes soal Hantavirus: Masyarakat Tidak Perlu Panik, tapi Tetap Harus Waspada
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.