BEKASI, KOMPAS.com — Sanoeri (41), pedagang tahu goreng yang menjadi korban tabrakan mobil putih berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, meninggal dunia.
Sebelumnya, korbandirawat intensif di RS Siloam Sentosa Bekasi Timur akibat luka berat di kepala karena ditabrak mobil.
Pantauan Kompas.com di rumah duka di Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, Selasa (12/5/2026) sore, sejumlah pelayat mulai berdatangan.
Baca juga: Mobil Berstiker SPPG Tabrak 2 Gerobak Pedagang di Bekasi Timur, 4 Orang Luka
Kerabat, tetangga, hingga sejumlah orang dari pihak SPPG terlihat berada di lokasi.
Suasana duka tampak menyelimuti rumah korban. Sejumlah warga terlihat keluar masuk rumah untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.
Namun, hingga saat ini, baik pihak keluarga maupun pihak SPPG belum bersedia memberikan keterangan terkait meninggalnya korban maupun tindak lanjut usai kecelakaan tersebut.
Selain itu, identitas pengelola SPPG yang mengoperasikan kendaraan tersebut juga belum diketahui secara pasti.
Jenazah korban akan dimakamkan di TPU Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Sebelumnya diberitakan, mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi B-9007-TXZ menabrak dua gerobak pedagang di pinggir jalan pada Selasa siang.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari Jalan Nusantara menuju arah Tambun.
Baca juga: Kronologi Mobil Berstiker SPPG Tabrak 2 Gerobak di Bekasi hingga Pedagang Terluka
“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil. Sopir tersebut kemudian membanting setir ke kiri,” ujar Ojo dalam keterangan resminya.
Kasus ini masih diselidiki Tim 1 Unit Laka Restro Bekasi Kota.
Kompas.com telah mencoba menghubungi Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dan Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang.
Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan yang diberikan.
Kompas.com juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak SPPG yang datang ke rumah duka korban, tetapi mereka tidak berkenan memberikan jawaban.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




