Jakarta, tvOnenews.com - Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikior) menggelar sidang perdana kasus dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Persidangan yang berlangsung pada Rabu (6/5/2026) nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemeneterian Keuangan (Kemenkeu), Djaka Budhi Utama muncul dalam dakwaan tiga terdakwa yang dibacakan Jaksa di PN Tipikor.
"Pada bulan Juli 2025, bertempat di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan Nomor 1, Pasar Baru, Sawah Besar Jakarta Pusat, dilakukan pertemuan antara pejabat-pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai antara lain Djaka Budi Utama, Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonongan Sianipar," bunyi dakwaan yang dibacakan.
Eks pimpinan KPK, Saut Situmorang pun lantas merespons munculnya nama Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu dalam sidang dugaan suap pengurusan barang impor tersebut.
Saut menilai kemunculan nama pejabat tinggi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu dalam dakwaan itu sebagai bagian dari strategi penyelidikan.
"Karena kan memang kalau dilihat dari strategi itu kan bisa saja macam-macam. Kalau dulu kita itu nyebutnya 'makan bubur panas harus dari pinggir dulu', tapi kan kalau peristiwa pidana sudah terjadu tinggal kelihaian penyelidik, penyidik, dan penuntut untuk mengembangkan kasus ini untuk kemudian keadilannya tercapai dan kepastian hukum tercapai," kata Saut kepada awak media, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Saut menjelaskan jika KPK kerapa menghadapi kasus yang serupa dalam pengusutan hingga proses persidangan yang berjalan.
Kendati demikian, Saut mengaku kasus serupa kerap lenyap begitu saja tanpa tindaklanjut nyata dari KPK.
Ia mengingatkan agar KPK dapat mengungkap secara utuh kasus dugaan suap Blueray Cargo tersebut sebagai realisasi dari intruksi Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Ya mudah-mudahan tidak seperti itu (lenyap), karena ini kan pesan Presiden jelas, 'Kan kukejar koruptor sampai ke antartika' kan gitu kan pesan presiden, Apalagi juga didukung dengan pernyataan Pak Purbaya bahwa harus bersih-bersih di Bea Cukai kan," jelasnya.




