Program cek kesehatan gratis (CKG) terus berlanjut pada 2026 dan bisa dimanfaatkan masyarakat Indonesia setahun sekali.
Menariknya, pendaftaran cek kesehatan gratis dapat dilakukan secara online hanya lewat HP, sehingga masyarakat tidak perlu repot antre lama di fasilitas kesehatan.
Program ini mulai dibuka sejak 10 Februari 2025 dan berlaku sebagai kado ulang tahun dari pemerintah. Artinya, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis mulai dari tanggal ulang tahun hingga maksimal 30 hari setelahnya.
Layanan cek kesehatan gratis tersedia untuk semua kelompok usia dengan mekanisme berbeda sesuai kategori umur. Adapun pendaftaran program cek kesehatan gratis dapat dilakukan secara online melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.
Baca Juga: Kemenkes Ungkap Fakta Penting soal Hantavirus Usai Kasus di Kapal Pesiar
Cara Daftar Cek Kesehatan GratisMengutip laman Kementerian Kesehatan, berikut langkah-langkah cara daftar cek kesehatan gratis lewat HP:
- Unduh dan login ke aplikasi SATUSEHAT Mobile
- Pilih menu “Fitur”, lalu klik “Pendaftaran”
- Tekan tombol “Lengkapi Identitas” dan isi data diri hingga selesai
- Klik “Simpan” setelah data lengkap
- Pilih jadwal pemeriksaan dan masukkan nomor WhatsApp aktif
- Tentukan lokasi Puskesmas tujuan
- Periksa kembali detail data diri dan jadwal pemeriksaan
- Centang kolom persetujuan lalu klik “Simpan”
- Tiket pemeriksaan akan otomatis dibuat
- Klik “Isi Skrining” dan jawab pertanyaan terkait kondisi kesehatan terkini
- Datang sesuai jadwal dan lokasi yang dipilih untuk mendapatkan layanan pemeriksaan
Jenis pemeriksaan yang diberikan pun berbeda-beda sesuai kelompok usia. Untuk bayi baru lahir misalnya, tersedia pemeriksaan kelainan bawaan. Balita akan mendapatkan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan, seperti pengukuran berat badan dan tinggi badan.
Baca Juga: Bos AAJI Bongkar Biang Kerok Premi Asuransi Kesehatan Terus Naik
Sementara untuk usia dewasa, pemeriksaan mencakup pengecekan tekanan darah, gula darah, fungsi ginjal, pemeriksaan mata dan telinga, hingga pemeriksaan kesehatan gigi dan jiwa.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sekaligus mendeteksi penyakit lebih dini.





