Ibrahim Arief usai Divonis 4 Tahun Penjara: Saya Merasa Ada Unsur Ketidakadilan yang Sangat Kentara

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook, Ibrahim Arief alias Ibam, usai sidang vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Sumber: Tangkapan layar KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook, Ibrahim Arief alias Ibam, menanggapi vonis empat tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim kepada dirinya.

Ibrahim menyebut sangat mengapresiasi dan menghormati seluruh proses hukum yang berlangsung.

"Saya tentu akan terus menghormati proses hukum yang berlaku," kata Ibrahim usai sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).

Meski begitu, ia menilai terdapat unsur ketidakadilan dalam putusan tersebut.

"Tapi memang di sini ada, saya pribadi merasa ada unsur ketidakadilan yang sangat kentara," ucapnya.

Baca Juga: Vonis 4 Tahun Penjara Ibrahim Arief di Kasus Chromebook Diwarnai Dissenting Opinion 2 Hakim

Ibrahim turut menanggapi pendapat berbeda atau dissenting opinion dua hakim terhadap vonis dirinya dalam perkara tersebut.

Hakim anggota II Eryusman dan hakim anggota IV Andi Saputra berpendapat Ibrahim seharusnya dibebaskan dari segala dakwaan.

Ibrahim menilai hal itu lebih dekat dengan fakta-fakta yang muncul selama persidangan.

"Saya sangat apresiasi dissenting opinion-nya, karena menunjukkan, yang menurut saya, adalah lebih dekat dengan keadilan dari perspektif dan semua yang saya alami dalam persidangan ini juga gitu," tegasnya.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kasus korupsi chromebook
  • ibrahim arief
  • ibam
  • vonis ibrahim arief
  • dissenting opinion
  • kasus chromebook
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Solo wajibkan sistem nontunai pada penyaluran dana hibah
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Revisi UU Pemilu Harus Dirancang untuk Jangka Panjang, Bukan Demi Kepentingan Elite Politik
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Periksa Wakil Ketua DPD PAN Rejang Lebong, Ini yang Didalami
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Taklukkan Rinjani 100K, Dian Upa Salurante Raih Penghargaan dari Bupati Torut
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 4 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.