SKK Migas Jabanusa dan KKKS Sumenep Beri Edukasi Hulu Migas kepada Pengurus PMII UPI Sumenep

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Surabaya -

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Sumenep menerima kunjungan audiensi dan edukasi dari Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas PGRI (UPI) Sumenep.

Kegiatan tersebut melibatkan KKKS Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), KKKS Kangean Energi Indonesia (KEI), dan KKKS Medco sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara industri hulu migas dengan kalangan mahasiswa.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Febrian Ihsan mengatakan, kunjungan tersebut menjadi wujud kolaborasi antara industri hulu migas dan dunia akademik, khususnya organisasi kemahasiswaan.

Menurutnya, SKK Migas dan KKKS terus berkomitmen memberikan edukasi guna meningkatkan pemahaman mengenai peran strategis sektor hulu migas terhadap ketahanan energi dan ekonomi nasional, termasuk aspek perlindungan lingkungan dan efek berganda yang dihasilkan hingga ke wilayah desa sekitar operasi migas.

"Kami menyambut hangat rekan-rekan mahasiswa Komisariat PMII UPI Sumenep. Ini adalah wujud kolaborasi nyata kepedulian Industri hulu migas terhadap komunitas kemahasiswaan yang ingin mendapatkan perspektif serta pemahaman secara utuh dan benar,” ungkap Febri.

Ia menambahkan, industri hulu migas merupakan sektor yang kompleks dan vital bagi negara sehingga membutuhkan dukungan dari akademisi dan mahasiswa sebagai mitra strategis untuk mendukung keberlangsungan energi nasional.

”Kami berharap rekan-rekan mahasiswa dapat menjadi jembatan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat,” tambah Febri.

Sementara itu, Ketua Komisariat PMII UPI Sumenep Diky Alamsyah menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan fasilitas yang diberikan SKK Migas Jabanusa bersama KKKS Wilayah Sumenep dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, audiensi dan edukasi tersebut memberikan pemahaman langsung mengenai operasional industri migas, termasuk penerapan aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.

Baca Juga: Skema Bagi Hasil Migas Masuk Minerba Ala Bahlil Dinilai Berisiko Ganggu Investasi

"Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapat penjelasan langsung dari praktisi industri, tentang bagaimana industri ini beroperasi dengan mengedepankan aspek keselamatan dan perlindungan lingkungan yang sangat ketat, serta bagaimana efek bergandanya." ujar Diky.

Dalam kunjungan itu, SKK Migas Jabanusa juga memfasilitasi mahasiswa untuk mengeksplorasi Migas Corner. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai sejarah dan proses bisnis industri migas di Indonesia, skema industri dan dampak ekonominya bagi daerah, hingga tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM).

Selain itu, mahasiswa juga diajak merasakan pengalaman imersif melalui simulasi visual bekerja di fasilitas migas lepas pantai atau offshore guna memberikan gambaran mengenai standar keselamatan kerja di industri hulu migas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensos Gus Ipul dan 12 Pemda Bahas Persoalan The Invisible People di Daerah
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Duck Syndrome: Terlihat Baik-Baik Saja, Padahal Sedang Kewalahan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Sebut Proposal Iran Tak Dapat Diterima, Teheran Balas dengan Ancaman
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Rivalitas MU vs Liverpool Bikin Rio Ferdinand dan Steven Gerrard Saling Benci di Timnas Inggris
• 15 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.