Hakim Ungkap Peran Ibam Sebagai Mitra Negosiasi Tunggal dengan Google

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Majelis hakim mengatakan honor yang diterima eks konsultan mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Ibrahim Arief alias Ibam, sebesar Rp 163 juta/bulan. Hakim menyatakan Ibam berperan sebagai mitra negosiasi tunggal dengan pihak Google dalam kasus Chromebook.

Hal itu disampaikan hakim anggota Sunoto saat membacakan vonis Ibam di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (12/5/2026). Mulanya, hakim menjelaskan pengertian Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi dalam perkara Ibam.

"Majelis Hakim memandang dalil tersebut tidak dapat dibenarkan. Oleh karena qualitate qua dalam pengertian Pasal 3 Undang-Undang Tipikor tidak harus dibuktikan melalui dokumen formal berupa surat perintah kerja, kuitansi honor, atau lembar pengesahan, melainkan dapat dibuktikan dari rangkaian fakta yang menunjukkan keberadaan kedudukan tersebut secara de facto," ujar hakim.

Baca juga: Hakim: Ibam Tahu 5 Risiko Chromebook dan 3 Kelemahan Teknis Sejak Januari 2020

Hakim mengatakan Ibam datang dalam rapat strategis Kemendikbud secara konsisten, dan sebagai pemapar Chromebook di hadapan Nadiem. Hakim mengatakan Ibam juga berperan sebagai mitra negosiasi tunggal dengan pihak Google.

"Di mana kehadiran terdakwa secara konsisten dalam rapat strategis kementerian, peran terdakwa sebagai pemapar Chromebook di hadapan menteri, pencantuman nama terdakwa dalam tiga surat keputusan berturut-turut, honorarium Rp 163 juta per bulan yang terdakwa terima, komunikasi terdakwa secara langsung dengan pejabat-pejabat struktural kementerian, serta peran terdakwa sebagai mitra negosiasi tunggal dengan pihak Google," ujar hakim.

Hakim menyatakan peran Ibam itu memperkuat jabatan engineer leader yang diberikan Nadiem. Hakim menyatakan Ibam bukan konsultan yang netral dan independen.

"Secara objektif memperkuat kedudukan terdakwa sebagai engineer leader dalam Tim Wartek dan Tim Teknis yang merupakan kedudukan dalam pengertian Pasal 3 Undang-Undang Tipikor sebagaimana telah ditafsirkan secara fungsional oleh Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung," ujar hakim.

Baca juga: Alasan Ibam Tak Dibebani Uang Pengganti di Kasus Chromebook: Tak Nikmati Untung




(mib/lir)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Rupiah Melemah Efek Perang, Ongkos Produksi Petrokimia Melonjak
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bahlil Lapor ke Prabowo soal Penataan Izin Tambang Bermasalah
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
BKS PI Blok Cepu Kirim 620 Ribu Barel Minyak Mentah ke Pertamina Patra Niaga
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Umumkan LHKPN Presiden Prabowo Tahun 2025, Kekayaannya Capai Rp2,066 Triliun
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Jalani Operasi di Madrid, Marc Marquez Kini Ditahap Pemulihan
• 10 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.