tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi punya cara jitu untuk penertiban kios liar yang berada di Bandung, khususnya di jalan Hasan Sadikin.
Para pedagang yang berada di trotoar jalan ditertibkan langsung oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM) setelah lama melihat kios liar yang semakin menjamur.
Menurut KDM, jalan Hasan Sadikin menjadi kumuh dengan tumpukan sampah dan kios liar yang menjamur.
“Ini kekumuhan yang terjadi di area Hasan Sadikin. Dibalik itu sampah bertumpuk nggak ada yang menyapukan. Lama sekali saya memperhatikan ini dan sudah berulang-ulang meminta kepada seluruh jajaran di wilayah ini untuk mengambil langkah-langkah pembenahan,” ungkap Dedi Mulyadi pada tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi mengaku telah berulang kali meminta jajaran di wilayah ini untuk melakukan pembenahan. Namun, dirinya mengira para aparat mengalami kesulitan.
“Tetapi mungkin banyak yang mengalami kesulitan, sehingga daerah ini menjadi daerah yang relatif kumuh. Padahal ini merupakan jantung kota yang menjadi akses jalan setiap hari ke Hasan Sadikin, ke tempat pusat perbelanjaan yang ternama, ke kantor Gubernur,” terang Dedi Mulyadi.
“Karena tidak ada yang melangkah, pembiarannya terus. Sehingga ya seperti ini lah,” sambungnya.
Orang nomor satu di Jabar ini mencoba dengan melakukan pendekatan kepada para pedagang agar mau ditertibkan dan mengembalikan fungsi trotoar.
“Nah sekarang begini. Ini trotoarnya mau diganti. Kalau diganti (tapi tetap) dipakai buat kios begini, bagaimana ini?” ujarnya.
“Jadi sementara akang geser dulu, trotoar akan diganti dan akan dipasang lampu,” lanjut Dedi menjelaskan.
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Akibatnya, para pedagang terpaksa harus berhenti berjualan untuk sementara waktu selama trotoarnya dibongkar.
Namun, para pedagang diberikan bantuan berupa uang untuk biaya hidup sebulan selama trotoar dibongkar.
“Berarti di rumah sebulan harus tetap makan. Maksudnya (nanti) saat pulang ini dibongkar, (bakal tanya) mana beras, begitu kan?” kata KDM.




