JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah kembali memutakhirkan atau meng-update data penerima bantuan sosial (bansos) pada Mei 2026. Pembaruan ini membuat sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) tidak lagi tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Sembako.
Masyarakat dapat mengecek apakah namanya masih terdaftar sebagai penerima bansos melalui laman cekbansos.kemensos.go.id menggunakan nomor induk kependudukan (NIK).
Pemutakhiran dilakukan setelah Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mempercepat pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) setiap triwulan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan ribuan penerima bansos dicoret karena terindikasi terlibat judi online.
"Untuk tahun 2026 ini ada 11.000 lebih yang kami coret di triwulan pertama dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM yang kami coret," ujar Gus Ipul, Selasa (12/5/2026) dikutip dari Antara.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Baru Bansos PKH dan BPNT Mei 2026, Bisa Lewat Website Resmi dan Aplikasi
Cara Cek Status Penerima BansosPengecekan status bansos dapat dilakukan secara mandiri lewat HP.
Berikut langkahnya:
- Masuk ke laman cekbansos.kemensos.go.id
- Isi NIK 16 digit sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik "Cari Data"
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan identitas penerima, jenis bantuan sosial, kelompok desil, hingga status bansos aktif atau tidak aktif.
Kenapa Status Bansos Bisa Berubah?Kemensos menjelaskan data bansos kini menggunakan DTSEN yang memuat kondisi sosial ekonomi masyarakat secara berkala.
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- cek bansos
- bansos 2026
- DTSEN
- PKH
- judi online





