Emiten Prajogo Pangestu CDIA Tebar Dividen US$40 Juta, Cair 9 Juni 2026

bisnis.com
12 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten terafiliasi Prajogo Pangestu PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) mengumumkan akan membagi dividen tunai tahun buku 2025 kepada para investor senilai US$40 juta atau setara Rp5,56 per Saham.

Corporate Secretary CDIA Merly mengungkapkan pembagian dividen tersebut sesuai dengan hasil RUPS Tahunan yang digelar pada 8 Mei 2026. Dalam rapat tersebut, perseroan menetapkan dividen tunai sebesar US$40 juta yang bersumber dari laba bersih tahun 2025.

"Perseroan akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sebesar US$40.000.000 atau setara Rp5,56 per saham," kata Merly dalam keterbukaan informasi, Rabu (13/5/2026).

Adapun jadwal pembagian dividen CDIA antara lain, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 20 Mei 2026, serta ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 21 Mei 2026.

Selanjutnya, cum dividen di pasar tunai pada 22 Mei 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 25 Mei 2026. Tanggal daftar pemegang saham (recording date) ditetapkan pada 22 Mei 2026.

"Tanggal pembayaran dividen tunai CDIA dijadwalkan pada 9 Juni 2026," tambah Merly.

Baca Juga

  • Emiten Prajogo Pangestu CDIA Cetak Laba Rp142,37 Miliar Kuartal I/2026
  • CDIA Suntik Modal Rp267 Miliar ke Entitas Petrosea, Kuasai 49% Saham
  • Ini Daftar Kinerja Laba Big Caps 2025, Emiten Prajogo BRPT TPIA CDIA Jawara!

Manajemen menuturkan jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen tersebut telah dikoordinasikan dengan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Biro Administrasi Efek perseroan.

Perseroan juga menegaskan bahwa pembagian dividen tunai tahun buku 2025 tidak akan memengaruhi kelangsungan usaha.

Kinerja CDIA

Sebagai informasi, CDIA mencetak laba bersih sebesar US$121,05 juta sepanjang 2025 atau setara dengan Rp2,02 triliun (kurs Jisdor 31 Desember 2025 Rp16.720 per dolar AS), melonjak tajam 285,24% dibandingkan dengan capaian 2024 sebesar US$31,42 juta.

Sejalan dengan itu, CDIA mencetak pendapatan sebesar US$148,03 juta yang setara Rp2,47 triliun, atau naik 44,77% dibandingkan dengan 2024 yang sebesar US$102,2 juta.

Sebelumnya, CDIA mengumumkan akan membagikan dividen interim sebesar Rp1,34 per saham pada 29 Januari 2026.

Dalam keterbukaan informasi di BEI, manajemen menyebut bahwa dividen interim tahun buku 2025 tersebut berasal dari laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025.

Pada periode Januari—30 Juni 2025, CDIA melaporkan membukukan laba bersih sebesar US$67,64 juta, melonjak 328% dibandingkan dengan periode yang sama 2024.

Seturut dengan itu, perseroan juga membukukan pendapatan sebesar US$66,87 juta atau bertumbuh 42% pada semester I/2025 dibandingkan dengan raihan sebesar US$47,11 juta pada periode yang sama 2024.

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Go Public dengan Kekasih Baru, Dahlia Poland Santai Hadapi Komentar Netizen soal Anak
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Vivian Balakrishnan Sebut Indonesia Adidaya Energi dan Punya Potensi Besar Ekonomi Hijau
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Jika Kata JPU Ini Benar, Maka Nadiem Makarim Sangatlah Nakal
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Aturan Ganjil Genap di Jakarta saat Kenaikan Yesus Kristus 14-15 Mei 2026 Ditiadakan, Bebas Melintas!
• 13 jam laludisway.id
thumb
GREEN for Riau Dikebut, Pemprov Bidik Pendanaan Karbon Internasional pada 2027
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.