Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menyediakan 2.000 dosis vaksin rabies secara gratis bagi hewan peliharaan masyarakat guna mencegah penularan penyakit tersebut ke manusia.
"Kami menyediakan vaksinasi rabies gratis untuk hewan penular rabies seperti anjing, kucing, musang, dan monyet sebagai langkah proteksi dini bagi masyarakat dan hewan kesayangan mereka," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda Maskuri, di Samarinda, Rabu.
Penyediaan ribuan dosis vaksin gratis ini, kata dia, menyasar para pemilik hewan peliharaan dalam menjaga kesehatan lingkungan dari risiko penyebaran virus yang menyerang sistem saraf pusat.
Ia menjelaskan persyaratan bagi hewan yang akan menerima vaksinasi cukup sederhana, yakni hewan harus dipastikan dalam kondisi sehat, minimal telah berusia tiga bulan, serta sedang tidak dalam keadaan hamil.
Dinas terkait juga menawarkan kemudahan layanan berupa tim bergerak yang siap mendatangi lokasi pemilik secara langsung apabila terdapat minimal 10 ekor hewan yang divaksinasi dalam satu titik kumpul.
Baca juga: Pemkot Bengkulu sediakan 750 vaksin rabies gratis
Upaya jemput bola tersebut sengaja dirancang untuk memudahkan komunitas pecinta hewan maupun warga di tingkat rukun tetangga agar cakupan vaksinasi tahun ini dapat mencapai angka maksimal sesuai target yang ditetapkan.
"Kami menargetkan 2.000 dosis vaksin yang disiapkan tahun ini dapat segera terpenuhi melalui partisipasi aktif warga Samarinda yang menyadari bahwa rabies merupakan ancaman serius bagi keselamatan manusia," ujar Maskuri.
Masyarakat yang ingin mendaftarkan hewan peliharaannya dapat mengunjungi Klinik Hewan Kota Samarinda di Jalan Biola, dengan menyiapkan data berupa nama, alamat lengkap, jumlah dan jenis hewan, serta menyertakan nomor WhatsApp yang aktif.
Warga Samarinda juga diimbau untuk memastikan hewan selalu dalam kendali yang aman saat proses penyuntikan berlangsung, baik dengan menggunakan peti khusus hewan maupun tali pengikat demi kenyamanan bersama.
Baca juga: PDHI Bali sediakan 3.000 dosis vaksin rabies
"Layanan kesehatan ini untuk menjaga kesehatan hewan dan masyarakat setempat yang pada dasarnya sama dengan melindungi segenap anggota keluarga dari bahaya zoonosis," kata Maskuri.
"Kami menyediakan vaksinasi rabies gratis untuk hewan penular rabies seperti anjing, kucing, musang, dan monyet sebagai langkah proteksi dini bagi masyarakat dan hewan kesayangan mereka," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda Maskuri, di Samarinda, Rabu.
Penyediaan ribuan dosis vaksin gratis ini, kata dia, menyasar para pemilik hewan peliharaan dalam menjaga kesehatan lingkungan dari risiko penyebaran virus yang menyerang sistem saraf pusat.
Ia menjelaskan persyaratan bagi hewan yang akan menerima vaksinasi cukup sederhana, yakni hewan harus dipastikan dalam kondisi sehat, minimal telah berusia tiga bulan, serta sedang tidak dalam keadaan hamil.
Dinas terkait juga menawarkan kemudahan layanan berupa tim bergerak yang siap mendatangi lokasi pemilik secara langsung apabila terdapat minimal 10 ekor hewan yang divaksinasi dalam satu titik kumpul.
Baca juga: Pemkot Bengkulu sediakan 750 vaksin rabies gratis
Upaya jemput bola tersebut sengaja dirancang untuk memudahkan komunitas pecinta hewan maupun warga di tingkat rukun tetangga agar cakupan vaksinasi tahun ini dapat mencapai angka maksimal sesuai target yang ditetapkan.
"Kami menargetkan 2.000 dosis vaksin yang disiapkan tahun ini dapat segera terpenuhi melalui partisipasi aktif warga Samarinda yang menyadari bahwa rabies merupakan ancaman serius bagi keselamatan manusia," ujar Maskuri.
Masyarakat yang ingin mendaftarkan hewan peliharaannya dapat mengunjungi Klinik Hewan Kota Samarinda di Jalan Biola, dengan menyiapkan data berupa nama, alamat lengkap, jumlah dan jenis hewan, serta menyertakan nomor WhatsApp yang aktif.
Warga Samarinda juga diimbau untuk memastikan hewan selalu dalam kendali yang aman saat proses penyuntikan berlangsung, baik dengan menggunakan peti khusus hewan maupun tali pengikat demi kenyamanan bersama.
Baca juga: PDHI Bali sediakan 3.000 dosis vaksin rabies
"Layanan kesehatan ini untuk menjaga kesehatan hewan dan masyarakat setempat yang pada dasarnya sama dengan melindungi segenap anggota keluarga dari bahaya zoonosis," kata Maskuri.





